Menkes Dorong Perempuan Pantau Kesehatan Keluarga Cegah Orang dengan PTM Terpapar COVID-19

Kamis, 10 Desember 2020 - 14:06 WIB
loading...
Menkes Dorong Perempuan...
Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto mengatakan penyakit tidak menular dipengaruhi oleh pola hidup masyarakat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Orang dengan penyakit tidak menular ( PTM ) seperti hipertensi, jantung, kanker, diabetes, ginjal, Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK), penyakit nafas lainnya, gangguan imunologi, dll, turut mempermudah seseorang terpapar COVID-19 . Bahkan orang dengan komorbid PTM akan memperberat kondisi saat terpapar COVID-19.

Menteri Kesehatan (Menkes), Terawan Agus Putranto mengatakan penyakit tidak menular dipengaruhi oleh pola hidup masyarakat. “Pergeseran pola hidup di masyarakat akan mempengaruhi perubahan dalam pola penyakit,” ungkapnya dalam sambutannya pada Webinar Kesehatan Perempuan Indonesia Cerdik Keluarga Sehat Cegah Penyakit Tidak Menular Cegah Komorbid COVID-19, Kamis (10/12/2020). (Baca juga: Ustaz Yusuf Mansur Positif Covid-19, Sandi Uno: Sama-Sama Berjuang Kita)

Bahkan, kata Terawan, saat ini kejadian penyakit tidak menular di Indonesia semakin meningkat. “Saat ini telah terjadi perubahan pola penyakit dimana kejadian penyakit tidak menular semakin meningkat,” tegasnya.

Namun, Terawan mengatakan penyakit ini dapat dicegah dan dideteksi sejak awal apabila individu memahami dan mengetahui apa yang dapat dilakukan secara mandiri dan kapan harus bertemu dokter.

Faktor reiiko terjadinya penyakit tidak menular, kata Terawan, sangat dipengaruhi seperti pola makan tidak sehat, kurang aktivitas fisik, merokok dan stres. “Sehingga, perlu dilakukan berbagai pendekatan untuk mencegahnya yaitu melalui berbagai upaya promosi kesehatan serta deteksi dini penyakit tidak menular.”

Terawan menuturkan upaya pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular tidak pernah lepas dari peran berbagai sektor baik swasta, pendidikan serta organisasi masyarakat.

Perempuan, kata Terawan, menjadi pemegang peran penting untuk memantau kesehatan keluarganya terutama agar orang dengan penyakit tidak menular tidak terpapar COVID-19. “Peran organisasi perempuan adalah salah satu unsur pendukung dalam keberhasilan program kesehatan. Karena perempuan adalah pemegang peran penting dalam memantau tumbuh kembang anak dan kesehatan keluarga,” tutur Terawan. (Baca juga:Yogyakarta Mengalami Peningkatan Kesembuhan Covid 19)

Sehingga, Terawan mendorong agar perempuan bisa menjadi agen perubahan untuk keluarga mencegah penyakit tidak menular. “Diharapkan para perempuan dapat menjadi agen perubahan untuk keluarganya. Sehingga gaya hidup sehat dapat diterapkan sedini mungkin dalam lingkup keluarga dan lingkungan.”
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Membangun Ekosistem...
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Rekomendasi
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gandeng Fuji, Bella...
Gandeng Fuji, Bella Shofie Ajak Emak-Emak Melek Digital dan Mandiri Secara Finansial
Berita Terkini
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Infografis
Waspada, Kasus COVID-19...
Waspada, Kasus COVID-19 Meningkat 2 Kali Lipat di Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved