Masyarakat Diminta Tunggu Hasil Proses Hukum soal Bentrok Polisi-FPI
Selasa, 08 Desember 2020 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar diketahui, polisi mengaku diserang sekelompok orang yang diduga laskar khusus pengawal Habib Rizieq Shihab di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek, Senin 7 Desember, dini hari. Penyerangan terjadi saat polisi mengikuti sekelompok orang yang hendak mengawal kedatangan Habib Rizieq ke Markas Polda Metro Jaya.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti juga meminta masyarakat untuk menahan diri dalam merespons insiden tersebut. Ia meminta siapapun untuk menghindari aksi yang berpotensi memicu kekerasan di tengah masyarakat.
"Masyarakat sebaiknya menahan diri dengan tidak melakukan aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan terjadinya kekerasan dan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Abdul.
Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Ma’arif pun mengajak semua elemen bangsa, terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat agar dapat menciptakan suasana yang kondusif dan tidak terprovokasi serta memprovokasi umat. (Baca juga:Diambil Keluarga, 6 Jenazah Anggota FPI Langsung Disemayamkan di Petamburan)
“Mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 dan terus berdoa demi kebaikan bangsa khususnya keamanan dan kedamaian di Ibu Kota Jakarta,” tutupnya.
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu'ti juga meminta masyarakat untuk menahan diri dalam merespons insiden tersebut. Ia meminta siapapun untuk menghindari aksi yang berpotensi memicu kekerasan di tengah masyarakat.
"Masyarakat sebaiknya menahan diri dengan tidak melakukan aksi-aksi yang berpotensi menimbulkan terjadinya kekerasan dan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Abdul.
Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Ma’arif pun mengajak semua elemen bangsa, terutama tokoh agama dan tokoh masyarakat agar dapat menciptakan suasana yang kondusif dan tidak terprovokasi serta memprovokasi umat. (Baca juga:Diambil Keluarga, 6 Jenazah Anggota FPI Langsung Disemayamkan di Petamburan)
“Mengajak semua elemen masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan selama pandemi COVID-19 dan terus berdoa demi kebaikan bangsa khususnya keamanan dan kedamaian di Ibu Kota Jakarta,” tutupnya.
(kri)
Lihat Juga :