Viral, Video Lawas Ceramah Habib Rizieq Bicara Pistol Enam Peluru

Selasa, 08 Desember 2020 - 22:08 WIB
loading...
Viral, Video Lawas Ceramah...
Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq saat baru tiba di Indonesia pada 10 November 2020. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Potongan video rekaman Habib Rizieq Shihab (HRS) tengah berceramah di sebuah masjid di Surabaya menjadi perbincangan hangat penghuni jagad media sosial.

Dalam video lama yang diketahui direkam empat tahun lalu itu, Iman Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut sempat menyinggung tentang pistol berpeluru enam.

HRS dalam ceramahnya di Tablig Akbar tersebut menyampaikan cerita anggotanya yang masih muda-muda tentang bagaimana menghadapi musuh yang memiliki pistol, sementara mereka tidak diperbolehkan membawa senjata.

Lalu HRS mengatakan, bahwa pistol cold itu pelurunya cuma enam. Kalau ditembakkan belum tentu semuanya meletus. Kalau meletus juga bisa saja meletus di tangan.

Sekadar informasi, dalam potongan video berdurasi selama 44 detik itu tidak jelas dalam konteks apa HRS membicarakan tentang pistol.

Masih menurut penuturan HRS, anggotanya ilalu menegaskan bahwa pistol yang dipakai musuh bagus semua. Oleh HRS dijawab, kalau meletus semua belum tentu juga kena semua.

"Apa tiap tembakan kena ke kita, belum tentu. Tapi ini penembak jitu Habib, pasti kena. Eh kalau kena, kalau kena, belum tentu mempan saudara. Betul...betul...betulll...," teriak HRS tiga kali, yang langsung disambut teriakan "betul" jamaahnya.

"Wah ada yang ngomong anak muda. Habib kalau begitu ajarin kami ilmu kebal dong. Saya jawab, lu kalo kebal syahidnya kapan, goblok...," seloroh HRS yang lagi-lagi disambut riuh jamaah.(Baca juga : 4 Pendukung Habib Rizieq Dikabarkan Kabur ke Bandung, Ini Kata Mabes Polri )

"Kalau pun mati, cuma enam orang yang mati. Sisanya, serbu yang punya pistol, habisin...," sambung HRS.
Viral, Video Lawas Ceramah Habib Rizieq Bicara Pistol Enam Peluru

Tangkapan layar potongan video lama ceramah Habib Rizieq Shihab beredar di media sosial

video lawas ceramah HRS itu beredar di media sosial Twitter. Salah satunya diposting pemilik akun @zaki_al_kaff. "6 orang terpilih yang mati syahid sudah dikabarkan oleh IB HRS 4 tahun yang lalu," cuitnya.

video yang sama juga diposting pemilik akun Twitter @MahdiHasni5. "Ceramah IB HRS 4 tahun lalu, tahun ini baru kejadiannya. Naluri seorang ulama yang penuh karomah," cuitnya.(Baca juga: Penembakan Anggota FPI, Cak Nun Sarankan Jokowi-Habib Rizieq Bicara 4 Mata )

Salah seorang laskar FPI Jakarta Barat, Ali Mustofa membenarkan isi potongan video empat tahun lalu ini. "Sebelah beliau (HRS) Habib Syekh dan di belakangnya menantunya Habib Fikri," kata Ali.

Seperti diketahui, masyarakat Tanah Air tiba-tiba dihentak peristiwa meninggalnya enam orang laskar pengawal HRS setelah ditembak polisi. FPI menilai tindakan ini merupakan pelanggaran HAM berat karenanya akan ditempuh upaya hukum agar kasus ini tidak lolos.

Sementara Polda Metro Jaya mengatakan penembakan terhadap enam orang tersebut terpaksa dilakukan karena mereka mencoba membahayakan nyawa petugas di lapangan.

"Divisi Propam Polri sudah membentuk tim khusus untuk mengawasi personel polisi yang menangani kasus tersebut. Selain itu, perkara tersebut juga diambil alih Mabes Polri dari Polda Metro Jaya," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam keterangannya, Selasa (8/12/2020).

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemlu: Tak Ada Korban...
Kemlu: Tak Ada Korban WNI dalam Insiden Penembakan di Masjid San Diego California
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Pernyataan Amien Rais...
Pernyataan Amien Rais di-Take Down, Meutya Hafid: Kewenangan Komdigi, soal Gugatan Itu Tak Benar
Bukan Kebebasan Berpendapat,...
Bukan Kebebasan Berpendapat, Pigai: Pernyataan Amien Rais Diduga Pelanggaran HAM
Penembakan di Washington...
Penembakan di Washington Hilton, Menakar Efektivitas Komunikasi Donald Trump
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Beredar Video Utuh UIN...
Beredar Video Utuh UIN Jakarta Visit ke Triguna dan SDIP, Kuasa Hukum: Meluruskan Informasi
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Rekomendasi
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved