4 Hal Penyebab Ganjar Pranowo di Posisi Puncak Survei Capres 2024

Selasa, 08 Desember 2020 - 17:55 WIB
loading...
4 Hal Penyebab Ganjar...
Hasil sementara survei online Litbang SINDO Media per 8 Desember 2020, Ganjar Pranowo dijagokan oleh 51% responden pada Pilpres 2024. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pengamat politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam membeberkan empat hal yang membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berada di posisi puncak calon presiden (capres) 2024 dalam hasil sementara survei online Litbang SINDO Media. Diketahui, dari hasil survei per 8 Desember 2020, Ganjar Pranowo dijagokan oleh 51% responden.

Survei online yang dilakukan sejak 24 November 2020 itu masih akan terus berjalan hingga Januari 2021. "Unggulnya Ganjar Pranowo dalam survei Litbang SINDO saya kira ada beberapa faktor yang menjadi penyebab. Pertama, Ganjar Pranowo memiliki jabatan publik sebagai gubernur sehingga menjadi panggung politiknya," kata Arif Nurul Imam kepada SINDOnews, Selasa (8/12/2020).

Kedua, kata dia, gaya komunikasi Ganjar Pranowo yang relatif mudah dicerna oleh publik, sehingga lebih mudah dikenal luas oleh masyarakat. "Ketiga, meski bisa jadi hanya gimmick politik, beberapa gebrakan Ganjar seperti sidak di timbangan jalan menjadi sorotan publik, sehingga mengundang simpati," katanya. (Baca juga: Pengamat: Sulit Membayangkan Ganjar Pranowo Jadi 'Kampret atau Kadrun' di 2024 )

Keempat, lanjut Arif, dalam penanganan COVID-19 oleh beberapa kalangan, Ganjar Pranowo dianggap tanggap dan responsif.

Sementara itu, di posisi kedua pada survei online itu adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipilih oleh 21% responden dari total 1.108 responden yang terjaring hingga Selasa, (8/12/2020).

Di posisi ketiga, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang sama-sama memperoleh skor 5%. (Baca juga: Puncaki Survei Capres 2024, Ganjar Pranowo Wakili Basis Suara PDIP Anti Puan )

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonatua Kecewa PTUN...
Bonatua Kecewa PTUN Jakarta Putuskan Sidang Gugatan Penetapan Capres Jokowi Jadi E-Court
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
PDIP Sudah Siap, Ganjar...
PDIP Sudah Siap, Ganjar Minta Percepat Pembahasan RUU Pemilu
Pemilu 2029 Masih Jauh,...
Pemilu 2029 Masih Jauh, PDIP: Jangan Setiap Hari Bicara Elektoral
Prabowo Dinilai Belum...
Prabowo Dinilai Belum Punya Penantang Sepadan di Pilpres 2029
PAN Pastikan Bakal Dukung...
PAN Pastikan Bakal Dukung Prabowo pada Pilpres 2029
3 Potret Connor McGregor...
3 Potret Connor McGregor Umumkan Maju Menjadi Presiden Irlandia
Beri Dukungan, Ganjar...
Beri Dukungan, Ganjar Datang ke Sidang Pledoi Hasto | Sindo Prime
Ganjar, Rano Karno,...
Ganjar, Rano Karno, hingga Risma Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila di Lenteng Agung
Rekomendasi
Gol Tah Dianulir VAR...
Gol Tah Dianulir VAR dan Jerman Tersingkir, Klopp: Kalau Begitu Arsenal Bukan Juara!
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Berita Terkini
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Polri Kini Punya 54...
Polri Kini Punya 54 Jenderal Baru pada 2026 usai Kapolri Berikan Kenaikan Pangkat
Ayah Hadir, Indonesia...
Ayah Hadir, Indonesia Kuat: Melawan Fenomena Fatherless demi Generasi Emas 2045
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Infografis
4 Presiden Termiskin...
4 Presiden Termiskin di Dunia, Sumbangkan 90% Gajinya untuk Kaum Susah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved