Dua Menteri Asal Parpol Terjerat Korupsi, Pengamat: Sistem Politik yang Terbangun Sangat Buruk

Senin, 07 Desember 2020 - 10:46 WIB
loading...
Dua Menteri Asal Parpol...
Edhy Prabowo dan Juliari P Batubara. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dua menteri asal parpol , Juliari P Batubara dan Edhy Prabowo , tersangkut korupsi di kementerian masing-masing. Mensos Juliari Batubara diduga menerima uang sebesar Rp17 miliar dari penyaluran bansos. Sedangkan, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy diduga mengutip uang dari izin ekspor benih lobster.

Edhy Prabowo maupun JuliariBatubara kini berstatus tersangka dan telah mundur dari Kabinet Indonesia Maju. Kesamaan lain dari keduanya adalah Edhy dan Juliari merupakan kader partai politik yang duduk di kabinet. Juliari berasal dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Edhy merupakan kader Partai Gerindra .

Direktur Pusako Universitas Andalas Feri Amsari menjabarkan alasan para pejabat masih nekat melakukan korupsi. "Ada sistem politik sangat buruk di mana menteri-menteri 'dituntut' oleh partai untuk mencari simpul-simpul anggaran. Lebih kurang, kalau kita lihat menteri-menteri ditugaskan untuk mencari pundi-pundi untuk kepentingan parpol," ujarnya saat dihubungi SINDOnews.

(Baca juga: KPK Sedang On Fire, Jokowi Diingatkan Segera Reshuffle Kabinet ).

Hal terlihat dari beberapa kasus sebelumnya. Salah satu dalam kasus suap PLTU Riau-I yang melibatkan kader Partai Golkar Eni Saragih. Belakangan, uang itu dikembalikan ke KPK.

"Kita belum tahu dua menteri ini ke mana arahnya. Proses pengadilan akan memperlihatkan apakah untuk kepentingan parpol atau individu. Nanti akan terbuka dalam proses persidangan," pungkasnya.

(Baca juga: Memori Rakyat Pendek, Kasus Edhy dan Juliari Nggak Ngaruh buat Prabowo dan Jagoan PDIP ).

(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Ducati hingga Tas Dior...
Ducati hingga Tas Dior Rampasan Kasus Korupsi K3 Bakal Dilelang KPK Desember 2026
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Rekomendasi
Kecelakaan Maut Truk...
Kecelakaan Maut Truk Tabrak Sejumlah Motor di Bekasi, Polisi Periksa Saksi dan CCTV
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Berita Terkini
Soroti Kematian 5 Calon...
Soroti Kematian 5 Calon Manajer Kopdes, Pimpinan Komisi XIII DPR Dorong Komnas HAM Investigasi
Pakar Hukum: Konsep...
Pakar Hukum: Konsep Presisi Jadi Kunci Meningkatnya Kepercayaan Publik kepada Polri
Narkoba, Masa Depan...
Narkoba, Masa Depan Bangsa, dan Kerja Sama Internasional
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Roy Suryo Dimulai, Hakim Ungkap Jadwal Setiap Persidangan
Pemerintah Ajukan RUU...
Pemerintah Ajukan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber ke DPR, Atur Mekanisme Penyidikan dan Sanksi
PN Jakpus Gelar Sidang...
PN Jakpus Gelar Sidang Vonis Nadiem Makarim Besok
Infografis
Jusuf Muda Dalam, Menteri...
Jusuf Muda Dalam, Menteri yang Dihukum Mati karena Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved