Usung Puan atau Ganjar sebagai Capres, Siapa Lebih Menguntungkan PDIP?
Sabtu, 05 Desember 2020 - 11:58 WIB
loading...
A
A
A
"Karena parpol lain juga di Pilpres 2024 sama-sama sampai hari ini juga belum punya tokoh yang sangat populer. Kan bisa dihitung dengan jari parpol-parpol lain tidak punya tokoh yang berpeluang menang," ujarnya.
Dedi mencontohkan partai besar seperti Golkar, berdasarkan hasil Munas X pada November 2019 lalu, aspirasi kader Golkar saat itu mayoritas menginginkan ketua umumnya Airlangga HArtarto untuk maju sebagai capres pada 2024. "Airlangga Hartarto juga saya kira tidak terlalu menarik bagi publik sementara tokoh-tokoh yang sangat populer seperti Ridwan Kamil, termasuk juga Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa justru bukan dari kalangan kader parpol," katanya.
Saat ini, menurut Dedi, dari ketokohannya, Ganjar bisa disebut sebagai satu-satunya kader parpol hari ini yang punya elektabilitas sekaligus popularitas tertinggi. "Tentu pengecualiannya adalah Prabowo Subianto, tapi rasanya Prabowo Subianto masa kejayaannya juga sudah mulai menurun, apalagi harus menunggu hingga 2024," katanya.
Dedi mencontohkan partai besar seperti Golkar, berdasarkan hasil Munas X pada November 2019 lalu, aspirasi kader Golkar saat itu mayoritas menginginkan ketua umumnya Airlangga HArtarto untuk maju sebagai capres pada 2024. "Airlangga Hartarto juga saya kira tidak terlalu menarik bagi publik sementara tokoh-tokoh yang sangat populer seperti Ridwan Kamil, termasuk juga Anies Baswedan dan Khofifah Indar Parawansa justru bukan dari kalangan kader parpol," katanya.
Saat ini, menurut Dedi, dari ketokohannya, Ganjar bisa disebut sebagai satu-satunya kader parpol hari ini yang punya elektabilitas sekaligus popularitas tertinggi. "Tentu pengecualiannya adalah Prabowo Subianto, tapi rasanya Prabowo Subianto masa kejayaannya juga sudah mulai menurun, apalagi harus menunggu hingga 2024," katanya.
(abd)
Lihat Juga :