KPU Minta KPPS Sosialisasikan Waktu Kedatangan Pemilih di TPS

Jum'at, 04 Desember 2020 - 22:28 WIB
loading...
KPU Minta KPPS Sosialisasikan...
Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta KPPS untuk menyosialisasikan waktu kedatangan pemilih di TPS. Foto/SINDOnews/Ilustrasi.dok
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) untuk menyosialisasikan waktu kedatangan pemilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Diketahui, dalam Pilkada serentak 2020 ini, KPU membagi lima waktu kedatangan pemilih di TPS.

Komisioner KPU RI, Evi Novida Ginting Manik mengatakan, KPU Pusat telah mengingatkan hal tersebut kepada jajarannya di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Hal ini penting agar pemilih bisa datang sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Sudah kita sampaikan untuk disosialisasikan, terutama kepada petugas KPPS kita yang mengantarkan formulir C pemberitahuan tersebut,” kata evi kepada wartawan, Jumat (4/12/2020). (Baca: Tito: Waktu Pencoblosan Diatur, Pemilih Tak Boleh Berkumpul di TPS Usai Memilih)

Meskipun dalam formulir tersebut sudah tertera waktu kedatangan pemilih, Evi meminta agar petugas kembali mengingatkan para pemilih. Dengan begitu, diharapkan pemilih bisa datang sesuai dengan waktu yang ditentukan.

"Walaupun kedatangan mereka di luar waktu yang sudah diatur tersebut, tidak menggugurkan hak mereka untuk menggunakan hak pilih di waktu yang tersedia diantara pukul 7.00-13.00," ujarnya.

Evi menuturkan, pembagian lima waktu kedatangan itu dalam rangka untuk menghindari terjadinya kerumunan pemilih yang datang di waktu bersamaan. Hal ini sebagai bentuk pencegahan agar tidak ada potensi penyebaran Covid-19 di lokasi TPS.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
Ungkap Alasan Tidak...
Ungkap Alasan Tidak Teliti Ijazah Presiden Selain Jokowi, Abdul Gafur: Punya Indikasi Palsu Gak?
Roy Suryo Ungkap Ada...
Roy Suryo Ungkap Ada Perbedaan di Salinan Ijazah Jokowi dari KPU
Bonatua Diperiksa Kasus...
Bonatua Diperiksa Kasus Ijazah Jokowi, Dicecar 27 Pertanyaan
DPD Perindo Jaktim Optimistis...
DPD Perindo Jaktim Optimistis Lolos Verifikasi 2027, Matangkan Struktur lewat Rakorda
DPRD Kabupaten Waropen...
DPRD Kabupaten Waropen Diminta Hentikan Proses PAW Nixon Yenusi
Pendidikan Ketua KPU...
Pendidikan Ketua KPU M Afifuddin yang Disanksi DKPP Sewa Jet Pribadi Rp90 Miliar
Rekomendasi
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved