Vaksin Merah Putih Masuk Uji Praklinis

Jum'at, 04 Desember 2020 - 07:06 WIB
loading...
A A A
Dia mengungkapkan tingginya penambahan kasus kali ini karena belum optimalnya sistem pencatatan data secara realtime. Penambahan kasus hari ini bukanlah data realtime. “Angka yang sangat tinggi ini salah satunya disebabkan sistem yang belum optimal untuk mengakomodasi pencatatan, pelaporan, dan validasi data dari provinsi secara real time. Sebagai contoh Papua pada hari ini melaporkan sejumlah 1.755 kasus yang mana merupakan akumulasi penambahan kasus positif sejak tanggal 19 November hingga hari ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Wiku mengatakan bahwa Pemerintah Indonesia sedang meningkatkan interoperabilitas data Covid-19 . Pasalnya masih ada perbedaan data antara Kemenkes dengan beberapa provinsi seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Papua.

“Kepada pemda yang masih memiliki perbedaan data, kami imbau untuk melakukan konsolidasi data secara langsung dengan pemerintah pusat sesegera mungkin,” katanya. (Baca juga: AS Berharap Bisa Vaksinasi 100 Juta Orang Awal Tahun Depan)

Lebih jauh Wiku mengungkapkan saat ini terjadi penurunan disiplin penerapan protokol kesehatan. Hal ini berdasarkan pemantauan yang dilakukan sejak 18 November lalu. “Sangat disayangkan bahwa trennya terus memperlihatkan penurunan terkait kepatuhan individu dalam memakai masker serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan," katanya.

Dia menyatakan hal itu bermula dari periode libur panjang tanggal 28 Oktober hingga 1 November 2029. Kemudian berlanjut hingga akhir November 2020. “Di mana persentase kepatuhan untuk memakai masker ialah 58,32%, sedangkan untuk menjaga jarak persentasenya ialah 43,46%. Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa liburan panjang merupakan momentum pemicu utama penurunan kepatuhan disiplin protokol kesehatans dan kepatuhan tersebut semakin menurun,” ujarnya.

Padahal dari hasil studi Yilmazkuday tahun 2020, untuk menurunkan angka kasus positif dan kematian, minimal 75% populasi harus patuh menggunakan masker. Sementara kondisi saat ini masih di bawah 60%.

Wiku juga menyebut dari pemetaan kepatuhan memakai masker dan menjaga jarak, hanya 9% dari 512 kabupaten/kota yang patuh dalam memakai masker. Sementara yang lebih memprihatinkan, kurang dari 4% kabupaten/kota yang patuh dalam menjaga jarak. (Lihat videonya: Usai Imunisasi, Seorang Balita di Tulang Bawang Meinggal Dunia)

Menurutnya jika masyarakat semakin lengah dalam menjalankan protokol kesehatan, hal itu akan meningkatkan penularan sehingga dapat dipastikan jika dilakukan testing dan tracing, kasus positif akan meningkat.

"Jika terus seperti ini, sebanyak apa pun fasilitas kesehatan yang tersedia tidak akan mampu menampung lonjakan yang terjadi," sebutnya. (Binti Mufarida/Dita Angga)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Ketua HMI Merauke: PSN...
Ketua HMI Merauke: PSN Harus Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Orang Asli Papua
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved