Vaksin Merah Putih Masuk Uji Praklinis

Jum'at, 04 Desember 2020 - 07:06 WIB
loading...
Vaksin Merah Putih Masuk...
Bulan ini ditargetkan vaksin merah putih akan memasuki tahap uji klinis pada hewan. Foto: dok/Reuters
A A A
JAKARTA - Pengembangan vaksin Covid-19 produksi dalam negeri (vaksin merah putih) terus berlanjut. Bulan ini ditargetkan vaksin merah putih akan memasuki tahap uji klinis pada hewan.

Vaksin Merah Putih Masuk Uji Praklinis


Tahap ini untuk mengetahui keamanan dan imunogenitas desain vaksin merah putih yang dikembangkan beberapa lembaga, yakni Lembaga Biomolekular Eijkman, LIPI, Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Bandung (ITB). Pengembangan vaksin merah putih ini merupakan bagian dari usaha pemerintah dalam memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 di Tanah Air. (Baca: Berakhlak yang Baik Menjadi Pemberat Timbangan)

Pemerintah sendiri dalam upaya memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 menggunakan strategi double track, yaitu untuk mengejar kecepatan pemenuhan dilakukan kerja sama dengan lembaga luar negeri seperti kerja sama Biofarma dan Sinovach China serta mendorong lembaga dalam negeri mengembangkan vaksin merah putih untuk memenuhi kebutuhan vaksin Covid-19 dalam jangka panjang.

“Update dari yang Eijkman, saat ini sebenarnya masih on track dengan harapan bulan ini barangkali sudah mulai menuju uji hewan, animal test,” ungkap Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Bambang Brodjonegoro kemarin.

Dia menjelaskan uji praklinis kepada hewan ini untuk memastikan keamanan dan efektivitas desain vaksin Covid-19 sebelum masuk pada tahap uji klinis kepada manusia. Jika tahapan uji praklinis ini menunjukkan hasil menggembirakan, pada bulan Februari atau Maret 2021 bibit vaksin dari pengembangan Eijkman bisa diserahkan kepada Biofarma. “Sehingga paling lambat Februari atau Maret 2021 itu sudah bisa menyerahkan bibit vaksinnya kepada Biofarma. Itu perkembangan yang dari Eijkman,” katanya.

Selain Eijkman, kata Bambang, ada dua lagi pengembangan vaksin merah putih dari tim Unair dan UI yang juga relatif cepat. Bahkan time table-nya hampir sama dengan Eijkman. “Kita melihat ada dua lagi yang relatif cepat dari Universitas Airlangga yang mungkin time table-nya hampir sama dengan Eijkman. Nah jadi mudah-mudahan nanti ketika masuk produksinya pun tidak berbeda jauh,” kata dia. (Baca juga: Sekolah Tatap Muka, Perlu Patroli Khusus Awasi Mobilisasi Siswa)

Dia mengungkapkan vaksin Covid-19 dari enam lembaga sengaja dikembangkan dengan berbagai platform yang berbeda-beda. Perbedaan platform vaksin ini untuk mencari efektivitas dan keamanan yang paling cocok dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.

“Mungkin sebelumnya karena pengembangan vaksin banyak didominasi oleh Eijkman dan Biofarma, maka itu yang populer dan protein rekombinan ya. Kemudian ada juga yang inactivated virus meskipun yang rekombinan itu lebih dominan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved