Soal Deklarasi Benny Wenda, MPR Minta Pemerintah Panggil Dubes Inggris

Kamis, 03 Desember 2020 - 14:42 WIB
loading...
Soal Deklarasi Benny...
Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan deklarasi yang dilakukan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda adalah tindakan sepihak. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua MPR Bambang Soesatyo mengatakan deklarasi yang dilakukan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) Benny Wenda adalah tindakan sepihak. Dimana menurutnya bertentangan dengan hukum internasional.

“Pernyataan pimpinan kelompok separatis Papua Benny Wenda baru-baru ini tentang deklarasi pembentukan pemerintah negara Papua, kita semua sama-sama tahu bahwa itu hanya sepihak dan tidak sesuai dengan hukum internasional. Termasuk peraturan konstitusi dan undang-undang Indonesia sebagai pemilik kedaulatan yang sah atas Papua,” katanya saat konferensi pers, Kamis (3/12/2020). (Baca juga: Mahfud MD: Benny Wenda Membuat Negara Ilusi)

Dia mengatakan, MPR meminta pemerintah melalui menteri luar negeri untuk memanggil Duta Besar Inggris. Seperti diketahui Benny Wenda dikabarkan telah mendapatkan permanent residence dari pemerintah Inggris. “MPR berpandangan penting dalam hal ini pemerintah melalui menteri luar negeri memanggil Duta Besar Inggris untuk meminta penjelasan mengenai posisi pemerintah Inggris terkait kegiatan kelompok separatis Papua Benny Wenda sesuai dengan hukum internasional yang berlaku,” ungkapnya. (Baca juga: Demokrat Kritik Pemerintah Lelet Bersikap terhadap Klaim Benny Wenda)

Tak hanya itu, Bambang juga meminta agar Indonesia menyampaikan nota diplomatik terkait posisi Indonesia secara tegas mengenai Papua. “Menyampaikan nota diplomatik posisi Indonesia yang tegas soal Papua baik kepada pemerintahan Inggris maupun negara-negara pasifik yang mendukung gerakan separatis. Termasuk Vanuatu,” pungkasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
MPR Hargai Keputusan...
MPR Hargai Keputusan SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Final Ulang Lomba Cerdas Cermat
Ketua MPR Tegaskan Final...
Ketua MPR Tegaskan Final Cerdas Cermat di Kalbar Diulang, Juri Independen
KPAI Soroti Juri Cerdas...
KPAI Soroti Juri Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, Ingatkan Prinsip Adil dan Nondiskriminatif
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
1 Mei, Papua, dan Janji...
1 Mei, Papua, dan Janji yang Belum Selesai
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Rekomendasi
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved