Banyak Tersangka Baru KPK Belum Diumumkan, Begini Kata Firli Bahuri

Kamis, 03 Desember 2020 - 10:27 WIB
loading...
Banyak Tersangka Baru...
Ketua KPK Firli Bahuri menyerahkan sepenuhnya penilaian kinerja KPK di bawah kepemimpinannya kepada masyarakat. Foto/humas KPK
A A A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) sedang menyelidiki sejumlah kasus dugaan korupsi baik hasil pengembangan perkara sebelumnya maupun kasus baru dengan sejumlah tersangka tetapi belum diumumkan.

Ketua KPK Firli Bahuri menyampaikan alasannya kenapa tersangka baru dalam sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang disidik tetapi belum diumumkan langsung oleh KPK. Firli menyampaikan, publik mesti mengingat kembali pernyataan lima pimpinan periode 2015-2019 lebih khusus pernyataan Firli pada sejak 2019 lalu.

Bagi lima pimpinan periode 2015-2019, kata Firli, konsep dan tindakan pemberantasan korupsi dimulai dengan strategi pendidikan masyarakat dan strategi pencegahan baru kemudian strategi penindakan. Semua strategi tersebut, menurut Firli, dijalankan KPK secara simultan dan berkelanjutan.

"Terkait strategi penindakan, kami akan tuntaskan perkara korupsi secara profesional, akuntabel, kepastian hukum, keadilan. Sejak kami terpilih hingga kini tidak ada pergeseran konsep dari kepemimpinan kami dan kami menjalankan konsep kolektif kolegial," kata Firli kepada SINDONews di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

(Baca: KPK Tetapkan Dua Tersangka Baru Korupsi Asuransi Jasindo)

Mantan kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Mabes Polri ini menuturkan, semua yang telah dan sedang berjalan di KPK telah sesuai asas pelaksanaan tugas KPK termasuk terkait dengan sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang disidik KPK tetapi nama para tersangka belum diumumkan. Firli mengungkapkan, KPK menyerahkan sepenuhnya penilaian atas kerja dan kinerja KPK kepada publik

"Penilaian kami serahkan kepada publik. Tapi kami selalu melakukan yang terbaik. Kepastian hukum, keadilan, transparan, akuntabel, kepentingan umum dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan tidak pandang bulu adalah kunci kerja kami. Hal ini tentu berdasarkan kecukupan alat bukti yang membuat terangnya suatu peristiwa pidana dan kami menemukan tersangkanya," ujar Firli.

(Klik ini untuk ikuti survei SINDOnews tentang Calon Presiden 2024)

Sebelumnya, Plt Juru Bicara Bidang Penindakan KPK Ali Fikri menyatakan, memang benar saat ini ada beberapa kasus dugaan korupsi yang sedang disidik KPK dan telah ada beberapa tersangka yang telah ditetapkan. Saat ini, penyidik sedang melakukan pemeriksaan sejumlah saksi. Ali membeberkan, KPK pada era pimpinan periode 2019-2023 memiliki kebijakan bahwa pengumuman tersangka, pasal-pasal dikenakan, hingga konstruksi umum kasus akan disampaikan saat penahanan dan/atau penangkapan tersangka.

(Baca: Diminta Luhut Panjaitan Tak Proses Edhy Prabowo Berlebihan, Firli Bahuri Jawab Begini)

Berdasarkan catatan pemberitaan SINDOnews, sedikitnya ada tiga kasus yang sedang disidik KPK tetapi nama para tersangkanya belum diumumkan. Pertama, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gereja Kingmi Mile 32 Tahap 1 Tahun Anggaran 2015 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua.

Kedua, kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Stadion Mandala Krida, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang dibiayai APBD Tahun Anggaran (TA) 2016-2017. Ketiga, kasus dugaan korupsi pembayaran komisi kegiatan fiktif agen untuk jasa konsultasi bisnis asuransi oil and gas PT Asuransi Jasa Indonesia atau PT Asuransi Jasindo (Persero) Tahun Anggaran 2008-2012.

(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
KPK Periksa Eks Sekjen...
KPK Periksa Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono sebagai Tersangka Kasus Gratifikasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
Rekomendasi
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Lineker Semprot FIFA:...
Lineker Semprot FIFA: Hukuman Madibo Tak Masuk Akal
AEF/MANTENA Cup Jadi...
AEF/MANTENA Cup Jadi Ajang Persiapan Atlet Berkuda Indonesia Menuju Asian Games 2026
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved