DPR Harap Kerawanan Pilkada Papua Mampu Diredam
Rabu, 02 Desember 2020 - 18:50 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin menyoroti tentang pemetaan yang dilakukan Polda Papua bahwa terdapat 5 daerah rawan di Papua mendekati ulang tahun OPM pada 1 Desember kemarin. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Koordinator Politik dan Keamanan (Korpolkam), Azis Syamsuddin menyoroti tentang pemetaan yang dilakukan Polda Papua bahwa terdapat 5 daerah rawan di Papua mendekati ulang tahun Organisasi Papua Merdeka ( OPM ) pada 1 Desember kemarin.
Lima daerah itu yakni, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak. Dari hasil pemetaan tersebut diharapkan kerawanan mampu ditekan, khususnya daerah yang melaksanakan pilkada pada 9 Desember mendatang yakni, Kabupaten Boven Digoel. (Baca juga: Moeldoko: Presiden Gunakan Pendekatan Kesejahteraan untuk Atasi Masalah Papua)
"Saya optimistis Kepolisian Daerah Papua mampu mengatasi hal ini. Terutama dalam memperkuat pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2020 seperti di Kabupaten Boven Digoel," ujar Azis kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).
Dengan penambahan personel, kata mantan Ketua Komisi III DPR itu, diharapkan aparat keamanan mampu mengantisipasi keamanan dan ketertiban nasional (kamtibmas) di kawasan itu, terlebih setelah KPU RI membatalkan keikutsertaan salah satu satu paslon.
"Saya mendengar status di Boven Digoel siaga satu. Anggota masih berjaga di sekitar Kantor KPU setelah sebelumnya pendukung paslon yang dibatalkan KPU RI. DPR berharap peristiwa yang salah satu anggota Brimob terkena panah tidak terjadi lagi," terang Azis.
Lima daerah itu yakni, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya, dan Kabupaten Puncak. Dari hasil pemetaan tersebut diharapkan kerawanan mampu ditekan, khususnya daerah yang melaksanakan pilkada pada 9 Desember mendatang yakni, Kabupaten Boven Digoel. (Baca juga: Moeldoko: Presiden Gunakan Pendekatan Kesejahteraan untuk Atasi Masalah Papua)
"Saya optimistis Kepolisian Daerah Papua mampu mengatasi hal ini. Terutama dalam memperkuat pengamanan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak 9 Desember 2020 seperti di Kabupaten Boven Digoel," ujar Azis kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).
Dengan penambahan personel, kata mantan Ketua Komisi III DPR itu, diharapkan aparat keamanan mampu mengantisipasi keamanan dan ketertiban nasional (kamtibmas) di kawasan itu, terlebih setelah KPU RI membatalkan keikutsertaan salah satu satu paslon.
"Saya mendengar status di Boven Digoel siaga satu. Anggota masih berjaga di sekitar Kantor KPU setelah sebelumnya pendukung paslon yang dibatalkan KPU RI. DPR berharap peristiwa yang salah satu anggota Brimob terkena panah tidak terjadi lagi," terang Azis.
Lihat Juga :