Polisi Diminta Buru Koordinator Pengepungan Rumah Mahfud MD
Rabu, 02 Desember 2020 - 13:14 WIB
loading...
Rumah orang tua Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura, dikepung ratusan orang, Selasa (1/12/2020) siang. Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir yakin massa yang mengepung rumah Mahfud MD di Pamekasan, Jawa Timur, dikoordinir. Polisi harus memburunya.
"Oleh karena itu polisi harus bertindak tegas memburu dan memenjarakan para koordinator tersebut agar menjadi pelajaran bagi yang lain," kata Inas kepad SINDOnews, Rabu (2/12/2020).
Inas mengatakan bahwa Islam adalah agama yang penuh keadilan dan jauh dari kezaliman. Karena itu, kata Inas, Allah SWT memerintahkan kepada umat Islam untuk berbuat adil dan melarang berbuat zalim, yakni sesuatu yang keluar dari koridor kebenaran, kebaikan atau melebih batas.
(Baca juga: Alami Persekusi, KAMI Merasa Senasib dengan Gerakan #2019GantiPresiden ).
"Apabila gerombolan massa yang datang mengepung rumah Mahfud MD yang saat ini ditempati oleh ibu kandung beliau berasal dari suatu kelompok Islam, maka aksi tersebut jelas-jelas adalah perbuatan melawan ajaran Islam itu sendiri, karena menzalimi seorang ibu-ibu umat Islam yang sudah tua, sama saja dengan menzalimi umat Islam," ujar Inas.
(Baca juga: Acara KAMI Dipersekusi, Fadli Zon Tegaskan Rakyat Mencatat dan Mengingat ).
"Oleh karena itu polisi harus bertindak tegas memburu dan memenjarakan para koordinator tersebut agar menjadi pelajaran bagi yang lain," kata Inas kepad SINDOnews, Rabu (2/12/2020).
Inas mengatakan bahwa Islam adalah agama yang penuh keadilan dan jauh dari kezaliman. Karena itu, kata Inas, Allah SWT memerintahkan kepada umat Islam untuk berbuat adil dan melarang berbuat zalim, yakni sesuatu yang keluar dari koridor kebenaran, kebaikan atau melebih batas.
(Baca juga: Alami Persekusi, KAMI Merasa Senasib dengan Gerakan #2019GantiPresiden ).
"Apabila gerombolan massa yang datang mengepung rumah Mahfud MD yang saat ini ditempati oleh ibu kandung beliau berasal dari suatu kelompok Islam, maka aksi tersebut jelas-jelas adalah perbuatan melawan ajaran Islam itu sendiri, karena menzalimi seorang ibu-ibu umat Islam yang sudah tua, sama saja dengan menzalimi umat Islam," ujar Inas.
(Baca juga: Acara KAMI Dipersekusi, Fadli Zon Tegaskan Rakyat Mencatat dan Mengingat ).
Lihat Juga :