Rumah Mahfud MD Dikepung Massa, Pemuda Muhammadiyah Siap Terjunkan Kokam

loading...
Rumah Mahfud MD Dikepung Massa, Pemuda Muhammadiyah Siap Terjunkan Kokam
Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengecam pengepungan kediaman Menko Polhukam Mahfud MD di Pamekasan, Madura. FOTO/DOK.SINDOnews
JAKARTA - Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Sunanto mengecam aksi pengepungan terhadap kediaman Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD oleh puluhan orang di Pamekasan, Madura.

Sunanto menilai upaya-upaya yang dilakukan sekelompok orang tersebut tidak dibenarkan secara hukum dan iklim demokrasi yang berkembang.

"Tanpa menunggu seharusnya aparat sudah bisa melakukan upaya-upaya hukum untuk menindak hal tersebut. Tidak bisa demokrasi dipenuhi cara-cara yang tidak bijak," kata Sunanto saat dihubungi SINDOnews, Rabu (2/12/2020). (Baca juga: Pengepungan Rumah Mahfud MD Masuk Unsur Persekusi, Terbuka Diproses Hukum )

Cak Nanto, sapaan akrabnya berharap, masyarakat kita lebih dewasa dalam merespons dinamika yang berkembang. Saluran-saluran demokrasi bisa disampaikan tanpa merugikan orang lain, apalagi menyasar kepada pribadi dan keluarga.



Dia mengatakan, meski kasus ini sudah ditangani oleh pihak berwajib, tapi pihaknya juga bersedia menurunkan personil Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam) untuk mengamankan tempat-tempat fital, termasuk kediaman Mahfud.

"Kokam sebagai OKP (Organisasi Kepemudaan) tentu basisnya adalah situasi keamanan jika urusannya adalah nilai-nilai kebangsaan. Tapi sesuai tupoksinya, karena ada aparat yang lebih berwenang," katanya. (Baca juga: Ketum Ansor Instruksikan Anggota Banser Jaga Rumah Orang Tua Mahfud MD )

(abd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top