Prediksi Berjalan Lancar dan Aman, IPW: Pilkada Tak Perlu Ditunda
Rabu, 02 Desember 2020 - 02:19 WIB
loading...
A
A
A
“Kedua, situasi keamanan di berbagai daerah, terutama yang melaksanakan pilkada sangat kondusif. Ketiga, tidak akan terjadi kerumunan massa yang mengkhawatirkan karena pengaturan jam kedatangan para pemilih sangat ketat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (1/11/2020).
Alasan selanjutnya, Neta menyebut kekhawatiran terjadinya klaster bari tidak akan terjadi. Sebab, para pemilih merupakan warga sekitar. Para saksi yang hadir harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat.
“Kelima, pilkada serentak akan membuat perekonomian di daerah menggeliat. Sebab, ada sekitar Rp20 triliun uang yang berputar, mulai dari dana politik para calon kepala daerah hingga APBD dan APBN yang dikucurkan pemerintah,” tuturnya.
Anggaran untuk menggelar pilkada awalnya Rp15,23 triliun. Kemudian, ada tambahan dari APBN sebanyak Rp4,77 triliun. Penambahan itu untuk membiayai anggaran protokol kesehatan. Neta menyebut biaya politik seluruh calon diperkirakan mencapai Rp5 triliun.
Alasan selanjutnya, Neta menyebut kekhawatiran terjadinya klaster bari tidak akan terjadi. Sebab, para pemilih merupakan warga sekitar. Para saksi yang hadir harus mengikuti protokol kesehatan secara ketat.
“Kelima, pilkada serentak akan membuat perekonomian di daerah menggeliat. Sebab, ada sekitar Rp20 triliun uang yang berputar, mulai dari dana politik para calon kepala daerah hingga APBD dan APBN yang dikucurkan pemerintah,” tuturnya.
Anggaran untuk menggelar pilkada awalnya Rp15,23 triliun. Kemudian, ada tambahan dari APBN sebanyak Rp4,77 triliun. Penambahan itu untuk membiayai anggaran protokol kesehatan. Neta menyebut biaya politik seluruh calon diperkirakan mencapai Rp5 triliun.
(maf)
Lihat Juga :