Habib Rizieq Ogah Umumkan Hasil Swab, Istana Singgung Tanggung Jawab Moral

Selasa, 01 Desember 2020 - 16:14 WIB
loading...
Habib Rizieq Ogah Umumkan...
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko merespons isu enggannya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengumumkan hasil tes usap atau swabnya. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko merespons isu enggannya Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq mengumumkan hasil tes usap atau swabnya.

Habib Rizieq diketahui telah menjalani swab test oleh MER-C saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Ummi Bogor. Hasil swab tersebut sudah keluar. Namun Rizieq enggan mengumumkan hasilnya karena itu hak pasien sebagaimana amanat undang-undang.

Moeldoko menyebut hasil swab seseorang apalagi tokoh semestinya diumumkan. Hal itu dirasa perlu untuk keperluan tracing contact dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona. "Dilihat kepentingannya ya. Kalau kepentingannya untuk tracing, ada sebuah situasi seseorang berada dalam sebuah lingkungan yang patut diwaspadai, patut menjadi atensi bersama, maka itu perlu dideklarasi karena akan melihat rentetannya, gitu," ujarnya saat jumpa pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (1/12/2020). (Baca juga: Positif Covid-19, Ketum PBNU Kiai Said Aqil Mohon Doa Kesembuhan)

Moeldoko lalu membandingkan dengan para menteri Kabinet Indonesia Maju yang hampir setiap pekan melakukan swab. Apapun hasil tes itu selalu dilaporkan kepada Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan. Jika positif maka dilakukan penelusuran kontak. ”Kalau seperti kami-kami ini di kabinet, setiap ada kegiatan dengan Presiden, hampir setiap Minggu kita swab. Kalau seandainya seseorang itu ternyata mendapatkan (hasil) positif (Corona), pasti akan tracing karena di lingkungan kita, maka lapornya kepada Menteri Kesehatan, kepada semua aparat yang terlibat dalam tracing akan dilibatkan. Jadi, kalau internal kita berada dalam lingkungan petugas kesehatan, maka secara otomatis akan bekerja untuk melakukan tracing," tutur Moeldoko. (Baca juga: Tutupi Hasil Swab Test Habib Rizieq, RS Ummi Terancam Pidana)

Moeldoko menyebut pengumuman hasil swab diperlukan untuk tracing. Hal itu, kata dia, adalah tanggung jawab moral dari masing-masing individu atau tokoh dalam rangka memutus mata rantai penularan virus Corona. "Sekali lagi, semuanya itu untuk tujuan tracing dan ini terkait dengan tanggung jawab moral kepada siapa pun. Karena apa? Kalau tanggung jawab moral itu tidak ada, maka seseorang yang nyata-nyata memiliki status positif (Corona) dan dia sembrono, masih berkomunikasi dengan orang lain, maka itu akan membawa sebuah risiko bagi orang lain. Berarti, seseorang itu tidak punya tanggung jawab sosial," jelasnya.



Hasil swab test Covid-19 Habib Rizieq Shihab sudah keluar. Namun, Habib Rizieq menolak hasil swab tesnya itu dipublikasikan secara luas. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI Aziz Yanuar kepada wartawan, saat ditemui di RS Ummi Kota Bogor, Sabtu 28 November 2020. "Sudah keluar (hasil swab tes Habib Rizieq). Tapi beliau menyatakan tidak mengizinkan hasil dari medical record beliau itu dipublikasikan," kata Aziz.

Menurutnya, keputusan itu dilindungi oleh Undang-Undang dan hak dari pasien. "Itu hak dari pasien, ada saatnya nanti beliau memberitahukannya (hasil swab tes). Akan tetapi saat ini, itu hak beliau untuk tidak mengizinkan siapapun diberitahu," tegasnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Markas Habib...
Kunjungi Markas Habib Rizieq, Menkop Ferry Juliantono Dorong Dibentuknya Koperasi Pesantren
Pesan Menohok Dudung...
Pesan Menohok Dudung ke Habib Rizieq: Ulama Itu Meneduhkan, Mulutnya Tak Menjelekkan
Dilantik Jadi Kepala...
Dilantik Jadi Kepala KSP, Kekayaan Dudung Abdurachman Rp13,3 Miliar
Profil Dudung Abdurachman,...
Profil Dudung Abdurachman, Mantan KSAD dan Jenderal Kostrad yang Jadi Kepala Staf Kepresidenan
Ini 6 Pejabat Baru yang...
Ini 6 Pejabat Baru yang Dilantik Prabowo dalam Reshuffle Kabinet Jilid V
Tiba di Istana Jelang...
Tiba di Istana Jelang Pelantikan, Qodari: Presiden Minta Saya Bantu Komunikasi
Kepala Staf Kepresidenan...
Kepala Staf Kepresidenan Qodari Optimistis KEK Batang Buka Lapangan Kerja
Riwayat Pendidikan M....
Riwayat Pendidikan M. Qodari, dari Lembaga Survei Kini Kepala Staf Kepresidenan Prabowo
Pengajian Habib Rizieq...
Pengajian Habib Rizieq di Pemalang Rusuh, 5 Orang Luka-luka
Rekomendasi
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Kapolri Bedah Rumah Guru Ngaji Tak Layak Huni di Palembang
Keisya Levronka Tulis...
Keisya Levronka Tulis Lagu Aku Sepatah Hati Itu untuk Adiknya yang Jatuh di Untar
Kisah Nabi Muhammad...
Kisah Nabi Muhammad SAW Sujud Sangat Lama, Ternyata Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
OTT Bupati Kuansing,...
OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Pajero Sport dan Transaksi Cicilan Land Cruiser
Seskab Teddy Ungkap...
Seskab Teddy Ungkap Program Magang Nasional Rangkul Difabel, Pengamat: Terobosan Paling Progresif
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Infografis
Kebakaran Hebat Landa...
Kebakaran Hebat Landa Los Angeles, Biden Umumkan Bencana Besar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved