Waspadai Lonjakan Covid-19, DKI dan Jateng Harus Jadi Fokus

Selasa, 01 Desember 2020 - 07:24 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan saat ini keterisian di tower 5 yang berfungsi sebagai isolasi mandiri telah mencapai 80%. Sementara tower 4, 6, dan 7 yang berguna sebagai perawatan pasien Covid-19 keterisiannya sudah mencapai 50%-an.

“Kalau sekarang, flat isolasi mandiri itu kita masih 20%. Nanti kita akan fokuskan kepada yang bergejala. Sementara yang tanpa gejala, kita alihkan ke Pademangan dan hotel-hotel yang sudah ditunjuk. Sementara ketersediaan untuk gejala ringan dan sedang saja. Biasanya yang berat dan kritis, kita rujuk ke rumah sakit rujukan. Sampai sekarang ketersediaan masih 50%. Namun, ini harus tetap kita antisipasi. Bisa saja dalam waktu beberapa hari ke depan bisa langsung penuh,” paparnya. (Baca juga: Meski Pandemi, Milenial Bisa Berinvestasi Sambil Rebahan)

Lebih lanjut Tjahja mengatakan memang ada lokasi lain yang sudah disiapkan Pemda DKI untuk isolasi mandiri. Namun, hotel-hotel tersebut keterisiannya sudah penuh. “Misalkan hotel, kalau tak salah Hotel Ibis Senen, Grand Asia Penjaringan, kemudian juga Hotel U Stay Mangga Besar, ini sudah hampir atau bahkan mencapai 100%,” ungkapnya.

Dia menyebut adanya kemungkinan penambahan lokasi isolasi mandiri. Beberapa tempat yang bisa jadi lokasi isolasi mandiri di antaranya hotel dan graha wisata. “Dari Dinas Kesehatan maupun Parekraf, itu mau mengupayakan untuk penambahan sepertinya di Twin Plaza. Tapi, saya belum tahu apakah itu jadi di Twin Plaza Hotel. Juga ada tempat-tempat seperti JIC atau Jakarta Islamic Center. Kemudian Graha Wisata di TMII dan Graha Wisata satu lagi. Nah itu penambahannya,” katanya.

Dia berharap agar penambahan kasus ini tidak berlangsung lama. Jika trennya terus naik, akan ada luapan pasien. “Mudah-mudahan kita berdoa trennya itu tidak bertambah tinggi, tapi bisa melandai. Kalau dengan tren seperti ini, kita takutkan nanti akan timbul semacam luapan. Mudah-mudahan tidak terjadi seperti itu dan kita tetap siap siagakan,” ujarnya. (Baca juga: Bikin Penasaran, Monolit Misterius di Gurun AS Kini Menghilang)

IDI Mohon Libur Bersama Ditiadakan

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih mengatakan peningkatan kasus Covid-19 sering kali terjadi setelah adanya libur bersama. Hal ini belajar dari libur di bulan Agustus dan beberapa waktu lalu. “Libur bersama itu memicu kerumunan aktivitas berkerumun,” katanya, kemarin

Untuk mencegah lonjakan kasus terjadi, Daeng meminta agar kebijakan libur bersama ditiadakan. Menurutnya, libur bersama hanya memicu lonjakan penularan Covid-19 di masyarakat. “Kami dari IDI memohon, sangat memohon ke pemerintah untuk mempertimbangkan barangkali kebijakan libur bersama, cuti bersama ditiadakan. Karena, ini akan memicu kegiatan kerumunan dan akan memicu lonjakan penularan di masyarakat,” ungkapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
Kakorlantas: Kendaraan...
Kakorlantas: Kendaraan Keluar Jakarta Naik 11% di Momen Nataru
Densus 88 Antiteror...
Densus 88 Antiteror Tangkap 7 Teroris Selama Momen Nataru
Libur Nataru, BMKG Imbau...
Libur Nataru, BMKG Imbau Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Daerah
Libur Natal dan Tahun...
Libur Natal dan Tahun Baru, Kemenag Siapkan 6.919 Masjid Ramah Pemudik
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
5,8 Juta Kendaraan Melintasi...
5,8 Juta Kendaraan Melintasi 4 Gerbang Tol Jasa Marga Selama Libur Nataru 2025/2026, Naik 9,8%
Rekomendasi
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
Tak Hanya untuk Rebo...
Tak Hanya untuk Rebo Wekasan, 12 Doa Tolak Bala Bisa Diamalkan Kapan Saja
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Berita Terkini
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Infografis
Jaminan Kesehatan Mantan...
Jaminan Kesehatan Mantan Menteri dan Keluarganya Jadi Beban APBN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved