Raker Keputusan Prolegnas Prioritas 2021 Kembali Ditunda

Jum'at, 27 November 2020 - 17:31 WIB
loading...
Raker Keputusan Prolegnas...
Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi mengatakan raker keputusan Prolegnas Prioritas 2021 kembali ditunda. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Rapat Kerja (Raker) Badan Legislasi (Baleg) DPR RI dan pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly dengan agenda pengesahan daftar Program Legislasi Nasional ( Prolegnas ) Prioritas 2021, batal dilaksanakan hari ini, Jumat (27/11/2020).

Pembatalan ini dilakukan karena Menkumham Yasonna Laoly dan sejumlah anggota Baleg DPR tidak bisa menghadiri rapat yang semula dijadwalkan pukul 14.00 WIB di Ruang Rapat Baleg DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

"Ditunda, jadi karena masalah soal waktu saja, karena hari ini hari Jumat, banyak anggota di Dapil (daerah pemilihan) juga," kata Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi saat dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Jumat (27/11/2020). (Baca juga: RKUHP Dikeluarkan dari Prolegnas, Momentum Reformasi Hukum Pidana )

Soal jadwal raker selanjutnya, Ketua Baleg DPR RI Supratman Andi Agtas menjawab, hal itu masih dikoordinasikan dengan Menkumham dan DPD RI.

Anggota Baleg dari Fraksi PKS, Mulyanto juga mengakui bahwa rencananya, Jumat (27/11/2020) hari ini, akan dilaksanakan Raker Baleg DPR RI dengan Menkumham dan DPD RI untuk memutuskan Prolegnas Prioritas 2021.

"Namun karena masih belum siap, tampaknya ditunda pada kesempatan terdekat," kata Mulyanto.

Sebelumnya diberitakan, keputusan Prolegnas Prioritas 2021 ditunda pada Rabu (25/11/2020) lalu, karena terjadi deadlock. Pasalnya, sejumlah fraksi berselisih paham mengenai 3 Rancangan Undang-Undang (RUU) dalam 38 RUU yang diusulkan masuk daftar prioritas, yaitu RUU Bank Indonesia, RUU Ketahanan Keluarga, dan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). (Baca juga: Tiga RUU Deadlock, Keputusan Prolegnas Prioritas 2021 Ditunda )

Supratman menjelaskan, ada 6 fraksi menolak RUU Bank Indonesia dan meminta dikeluarkan dari daftar Prolegnas Prioritas 2021. Alasan RUU tersebut dihapus, karena sudah masuk dalam RUU Omnibus Law tentang Reformasi Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan.

Kemudian, sambung Supratman, RUU Ketahanan Keluarga juga mendapatkan penolakan keras dari Fraksi Partai Gerindra, PKB, Partai Golkar, PDIP, Partai NasDem dan Partai Demokrat.

Sedangkan, RUU HIP ditolak Fraksi PKS, PAN, Demokrat, NasDem, Golkar, PKB Gerindra dan Fraksi PPP. Hanya Fraksi PDIP yang meminta RUU HIP tetap dimasukkan ke dalam Prolegnas 2021.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baleg DPR Targetkan...
Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini
Formappi: Baleg DPR...
Formappi: Baleg DPR Tak Bisa Intervensi Sidang Korupsi Chromebook
Baleg DPR Genjot Pembahasan...
Baleg DPR Genjot Pembahasan 4 RUU, Termasuk Satu Data Indonesia dan Masyarakat Adat
12 Materi Strategis...
12 Materi Strategis di RUU PPRT Disepakati, Simak Isinya
Dasco Pimpin Rapat Pengambilan...
Dasco Pimpin Rapat Pengambilan Keputusan RUU PPRT di Baleg
Komnas Perempuan Desak...
Komnas Perempuan Desak RUU PPRT Segera Disahkan
Raker Menteri HAM dan...
Raker Menteri HAM dan Komisi XIII DPR: Bahas Amnesti, Perlindungan WNI, dan Rencana Kerja 2025
Kepengurusan PMI Pimpinan...
Kepengurusan PMI Pimpinan Jusuf Kalla Resmi Diakui Menkum
Hampir 7 Jam Diperiksa...
Hampir 7 Jam Diperiksa KPK, Yasonna Laoly Ungkap Kapasitasnya saat Jadi Menkumham
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
AHRT Raih 2 Podium pada...
AHRT Raih 2 Podium pada Race 1 ARRC Jepang, Irfan dan Herjun Tembus Tiga Besar
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved