Ketua KPU: Pilkada 2020 Akan Atur Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat
Kamis, 26 November 2020 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Arief Budiman Pilkada tahun ini akan mengatur keselamatan dan kesehatan semua pihak yang terlibat dalam proses dan pelaksanaan Pilkada.
"Jadi, dua hal ini menjadi perhatian dari KPU. Oleh karenanya KPU perlu menerbitkan satu peraturan KPU yang mengatur khusus tentang pelaksanaan seluruh tahapan di masa pandemi," ungkapnya.
Lebih jauh menurutnya, yang paling penting dalam pemungutan suara, adalah adanya beberapa hal baru, seperti pemilih akan diatur jam kedatangannya, supaya tidak terjadi kerumunan pada jam sama di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Selain itu, kita akan menyediakan tempat cuci tangan, sebelum masuk ke TPS pemilih diharapkan untuk cuci tangan dulu, nanti keluar dari TPS juga cuci tangan, jadi datang dan pulang itu dalam kondisi yang bersih. KPU juga akan menyediakan sarung tangan selama pemlih dalam TPS, KPU juga mengukur suhu tubuhnya di pintu masuk TPS, KPU juga akan melakukan disinfeksi secara reguler di area TPS sehingga potensi penularan bisa diminimalisir," papar Arief Budiman.
"Dari beberapa protokol kesehatan ini, kami berharap dapat di patuhi oleh semua pihak, penyelenggaranya patuh, KPPS, pengawasnya, tapi juga dipatuhi oleh peserta pemilunya pasangan calon, kemudian juga dipatuhi oleh pemilihnya. Ketika semua mematuhi penerapan protokol kesehatan ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya," pungkasnya.
"Jadi, dua hal ini menjadi perhatian dari KPU. Oleh karenanya KPU perlu menerbitkan satu peraturan KPU yang mengatur khusus tentang pelaksanaan seluruh tahapan di masa pandemi," ungkapnya.
Lebih jauh menurutnya, yang paling penting dalam pemungutan suara, adalah adanya beberapa hal baru, seperti pemilih akan diatur jam kedatangannya, supaya tidak terjadi kerumunan pada jam sama di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
"Selain itu, kita akan menyediakan tempat cuci tangan, sebelum masuk ke TPS pemilih diharapkan untuk cuci tangan dulu, nanti keluar dari TPS juga cuci tangan, jadi datang dan pulang itu dalam kondisi yang bersih. KPU juga akan menyediakan sarung tangan selama pemlih dalam TPS, KPU juga mengukur suhu tubuhnya di pintu masuk TPS, KPU juga akan melakukan disinfeksi secara reguler di area TPS sehingga potensi penularan bisa diminimalisir," papar Arief Budiman.
"Dari beberapa protokol kesehatan ini, kami berharap dapat di patuhi oleh semua pihak, penyelenggaranya patuh, KPPS, pengawasnya, tapi juga dipatuhi oleh peserta pemilunya pasangan calon, kemudian juga dipatuhi oleh pemilihnya. Ketika semua mematuhi penerapan protokol kesehatan ini, tidak ada yang perlu dikhawatirkan untuk datang ke TPS menggunakan hak pilihnya," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :