Soroti Kasus Djoko Tjandra dan Edhy Prabowo, Din Syamsuddin: Korupsi Merajalela
Kamis, 26 November 2020 - 17:23 WIB
loading...
Presidium KAMI Din Syamsuddin. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Din Syamsudin mengatakan bahwa adanya kasus Djoko Tjandra dan ditangkapnya Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo oleh KPK menambah keprihatinan KAMI. Menurutnya hal ini menunjukan bahwa pemerintah belum bekerja secara benar.
"Ini menambah keprihatinan KAMI. Dan sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintahan telah tidak dapat atau belum dapat atau mampu bekerja secara benar. Bahwa korupsi masih merajalela," katanya saat konferensi pers pernyataan sikap KAMI secara virtual, Kamis (26/11/2020).
Terlepas dari apresiasi terhadap kerja KPK, Din mengatakan bahwa KAMI menyoroti tetap menilai bahwa revisi UU KPK sedikit banyak telah memperlemah.
"Dan ini indikator bahwa pemerintahan Presiden Jokowi tidak bersungguh-sungguh memberantas korupsi. Dan masih banyak lagi kasus-kasus lain bagaikan puncak gunung es. Maka dari itu dua kasus yang disebut tadi harus menjadi pelajaran. Dan harus dituntut, disingkap sampai ke akar-akarnya," tegasnya.
Deklarator KAMI Said Didu mengaku bersyukur bahwa KPK masih ada. Hal ini karena telah adanya tangkap tangan Edhy Prabowo . "Saya tentang penangkapan KPK, alhamdulillah KPK masih ada," ujarnya.
"Ini menambah keprihatinan KAMI. Dan sekaligus menjadi bukti bahwa pemerintahan telah tidak dapat atau belum dapat atau mampu bekerja secara benar. Bahwa korupsi masih merajalela," katanya saat konferensi pers pernyataan sikap KAMI secara virtual, Kamis (26/11/2020).
Terlepas dari apresiasi terhadap kerja KPK, Din mengatakan bahwa KAMI menyoroti tetap menilai bahwa revisi UU KPK sedikit banyak telah memperlemah.
"Dan ini indikator bahwa pemerintahan Presiden Jokowi tidak bersungguh-sungguh memberantas korupsi. Dan masih banyak lagi kasus-kasus lain bagaikan puncak gunung es. Maka dari itu dua kasus yang disebut tadi harus menjadi pelajaran. Dan harus dituntut, disingkap sampai ke akar-akarnya," tegasnya.
Deklarator KAMI Said Didu mengaku bersyukur bahwa KPK masih ada. Hal ini karena telah adanya tangkap tangan Edhy Prabowo . "Saya tentang penangkapan KPK, alhamdulillah KPK masih ada," ujarnya.
Lihat Juga :