Lemkapi Desak DPR Tolak Rancangan Perpres Pelibatan TNI Usut Terorisme

Senin, 11 Mei 2020 - 18:35 WIB
loading...
Lemkapi Desak DPR Tolak...
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan meminta DPR menolak konsultasi pembahasan rancangan Perpres tentang tugas TNI atas keterlibatan militer secara mandiri dalam pemberantasan terorisme. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta DPR menolak konsultasi pembahasan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang tugas TNI atas keterlibatan militer secara mandiri dalam pemberantasan terorisme . Alasannya isi perpres dinilai mengancam hak azasi manusia (HAM).

“Mengingat TNI tak tunduk pada peradilan umum namun terlibat langsung dalam pemberantasan terorisme apalagi berperan sebagai aparat penegak hukum," kata Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5/2020).

Menurut mantan anggota Kompolnas ini, ranah penegakan hukum adalah tugas Polri. Jika dilakukan TNI akuntabilitasnya sulit dipertanggungjawabkan secara secara hukum. Hal ini rentan pelanggaran hak warga negara yang pada akhirnya berakibat pada pelanggaran HAM. (Baca juga: Jokowi Perintahkan Kepala BNPT Boy Rafli Perluas Upaya Deradikalisasi )

Edi mengatakan, harus dipahami bahwa TNI tidak tunduk pada sistem peradilan umum tapi hanya tunduk pada peradilan militer setiap melakukan operasi. "Saran kami, sebaiknya Presiden mempertimbangkan untuk tidak menyetujui perpres tersebut demi Indonesia yang lebih baik dan negara yang selalu menjunjung tinggi HAM," ungkapnya.

Lebih lanjut Edi menjelaskan, kewenangan penangkalan dan penindakan terorisme masuk dalam koridor criminal justice system. Maka dengan sendirinya aparat penegak hukum seperti kepolisian harus selalu terdepan. "Kami setuju militer tetap dibutuhkan, tapi tidak melakukannya secara mandiri seperti yang ada dalam rancangan perpres," ucapnya. (Baca juga: Teroris Berencana Lakukan Serangan di tengah Wabah Corona saat Ramadhan )

Edi berpendapat jika dua institusi negara memiliki kewenangan yang sama di lapangan bisa menimbulkan tumpang tindih dalam tugas dan bisa membahayakan. "Posisi TNI tetap sebatas memberikan dukungan kepada Polri apabila menghadapi eskalasi teror yang tinggi. Kita melihat selama ini kerjasama dan koordinasi Polri dan TNI sudah bagus dalam memberantas aksi teror di beberapa titik rawan teror seperti di Poso, Sulsel dan Papua," tuturnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
5 Drama Korea yang Wajib...
5 Drama Korea yang Wajib Ditonton jika Kamu Suka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Ronaldo Mandul, Portugal...
Ronaldo Mandul, Portugal Relakan Status Juara Grup K Direbut Kolombia
Berita Terkini
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Presiden Prabowo Hadiri...
Presiden Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan Putri Ketua KPK
29 Brigjen Pol Dimutasi...
29 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri pada Juni 2026, Ini Nama-namanya
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved