Tak Hanya Kasus Lobster, HNW Minta Tangkap Buron Korupsi 'Ikan Paus'

Kamis, 26 November 2020 - 11:24 WIB
loading...
Tak Hanya Kasus Lobster,...
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar kasus dugaan korupsi ekspor benih lobster yang melibatkan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo diapresiasi.

Penangkapan Edhy diharapkan menjadi penyemangat KPK dan institusi lain untuk untuk menangkap para buron kasus korupsi lainnya.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Hidayat Nur Wahid mengingatkan KPK untuk menangkap sejumlah buron korupsi yang kasus menimbulkan kerugian besar dan menyita perhatian publik.

Pria yang biasa disapa HNR ini menyebut sejumlah nama buron, yakni terpidana kasus korupsi kondensat Honggo Wendratno yang merugikan negara Rp37 triliun, tersangka kasus BLBI Syamsul Nursalim, dan tersangka kasus suap pengurusan pergantian anggota DPR, Harun Masiku.

Menurut dia, penangkapan terhadap para buron tersebut menjadi pekerjaan rumah para penegak hukum.

"Selamat kepada KPK yang telah menghidupkan lagi harapan rakyat untuk berantas korupsi. Penting jadi penyemangat untuk tangkap/selesaikan pekerjaan rumah buron korupsi kelas ikan paus (jumlah kerugian negara, maupun perhatian publik), spt kasus Honggo W (Rp37 T), Syamsul NS, Harun Masiku dll," tulis Hidayat melalui akun Twitternya, @hnurwahid, Kamis (26/11/2020).(Baca juga: Jadi Tersangka, Edhy Prabowo Mengundurkan Diri sebagai Menteri KKP )

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi kebijakan ekspor benih lobster. Salah satu tersangka adalah Menteri KKP Edhy Prabowo yang disangka menerima uang terkait kebijakan tersebut.(Baca juga: Mencari Calon Presiden 2024 )

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Mengapa UU Pemberantasan...
Mengapa UU Pemberantasan Korupsi Perlu Diubah
Bantah Lari karena Dugaan...
Bantah Lari karena Dugaan Terlibat Suap, Ahmad Dedi Hormati Proses Hukum
Refleksi Perkara Korupsi
Refleksi Perkara Korupsi
Dukung Penguatan PPATK,...
Dukung Penguatan PPATK, Sahroni: Perannya Besar dalam Pemberantasan Korupsi!
Kebencian Terhadap Korupsi...
Kebencian Terhadap Korupsi dan Koruptor
Hidayat Nur Wahid Apresiasi...
Hidayat Nur Wahid Apresiasi Kesepakatan Ormas Islam soal Penetapan Iduladha 27 Mei 2026
Polresta Bandara Soetta...
Polresta Bandara Soetta Gagalkan Penyelundupan 200.000 Benih Lobster
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baby Lobster di Bandara Soekarno-Hatta
Rekomendasi
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Larissa Chou Gugat Cerai...
Larissa Chou Gugat Cerai Ikram Rosadi, Akhiri Pernikahan yang Dibina Sejak 2023
Ingin Berat Badan Turun?...
Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Berita Terkini
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Breaking News! Razman...
Breaking News! Razman Arif Nasution Dijebloskan di Lapas Cipinang!
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
KPK Ungkap Dugaan Intervensi...
KPK Ungkap Dugaan Intervensi BPK Pusat dalam Kasus Perubahan Opini Audit Pemkab Muara Enim
Menko Pangan: Saya Tahu...
Menko Pangan: Saya Tahu Keresahan Mitra BGN, Mitra Jangan Dikorbankan
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved