Rombak Manajemen Organisasi, Kapolri Idham Azis Sebut Tak Ada Lagi Anjak Menganggur

loading...
Rombak Manajemen Organisasi, Kapolri Idham Azis Sebut Tak Ada Lagi Anjak Menganggur
Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memberikan arahan kepada para Kapolda di acara Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri, Rabu (25/11/2020). Foto Sindonews
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis menegaskan saat ini tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan (Anjak) atau menganggur setelah mereka lulus sekolah. Semua kata dia, sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya masing-masing.

(Baca Juga: Kapolri Idham Azis Kumpulkan 34 Kapolda di Jakarta, Ini Yang Dibahas)

"Pembinaan personel mengacu pada reward and punishment. Dan di era Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis tidak ada anjak lagi, semua sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono seusai menerima arahan Kapolri diacara Apel Kasatwil 2020 bersama 34 Kapolda di Mabes Polri, Rabu (25/11/2020).

(Baca Juga: Kapolri Pecut 34 Kapolda Tak Ragu Tegakkan Protokol Kesehatan, Kalau Tidak?)



Menurut Argo, perombakan personel ini merupakan salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Intinya SDM Polri bertekad agar semua personel Polri mengabdi secara optimal. "Biasanya setelah lulus sekolah para kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. Sekarang tidak lagi. Mereka yang lulus sekolah langsung diberi job," ungkapnya.

(Baca Juga: Kapolri Sebut Ada 16 Kabupaten Sangat Rawan Terjadi Pelanggaran Prokes di Pilkada 2020)

Lebih jauh jenderal bintang dua ini mengungkap perombakan manajemen organisasi ini merupakan penguatan Polri yang profesional, modern dan terpecaya (Promoter). "Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul," tandas Argo.
(ymn)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top