IPW Minta TNI Bersihkan Baliho Habib Rizieq di Seluruh Indonesia

loading...
IPW Minta TNI Bersihkan Baliho Habib Rizieq di Seluruh Indonesia
Anggota TNI menurunkan baliho Habib Rizieq Shihab di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, Jumat (20/11/2020). Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memerintahkan pencopotan spanduk dan baliho pemimpin FPI tersebut. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Ketua Presidium Indonesian Police Watch (IPW), Neta S Pane mendukung langkah TNI mencopot baliho-balihoyang berkaitan dengan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Neta meminta agar TNI terus melanjutkan pembersihan baliho Habib Rizieq di seluruh Indonesia.

"Jajaran TNI diharapkan melanjutkan operasi pembersihan baliho Rizieq di seluruh wilayah Indonesia. Jangan kasih kendor dan TNI harus menghabisi gerakan gerakan intoleransi atas nama agama hingga ke akar akarnya," kata Neta melalui keterangan resminya, Minggu (22/11/2020).

Neta menilai ada dua alasan strategis kebangsaan, kenapa TNI harus bergerak membersihkan semua baliho Habib Rizieq di seluruh wilayah Indonesia. Pertama, kata dia, saat masih berada di Arab Saudi, Habib Rizieq mengajak pendukungnya secara provokatif untuk melakukan revolusi di Indonesia seperti halnya di Iran. (Baca juga: Polda Jateng Sisir Sampai Habis Baliho Habib Rizieq)

"Kedua, Rizieq juga mengajak 'pemegalan kepala'. Dua pernyataannya yang sangat provokatif itu sangat rawan menjadi benturan dan memecah belah bangsa Indonesia sebagai NKRI," imbuhnya.



Menurut Neta, ucapan Habib Rizieq yang provokatif itu seakan membuat kelompok intoleran merasa di atas angin dan merasa tak tersentuh oleh hukum di negeri ini. Tak hanya itu, Neta juga berpandangan Habib Rizieq dan pendukungnya berlaku dan bertindak seenaknya di Indonesia.

"Rizieq dan pengikutnya sudah semau gue terhadap bangsa ini, dengan cara memasang baliho di mana-mana tanpa izin. Bahkan Polisi dan Satpol PP tidak berani menindaknya. Sangat ironis, seorang Soekarno yg memerdekakan bangsa ini saja tidak searogan Rizieq, dengan menebar baliho tanpa izin dimana-mana, di seluruh negeri," katanya. (Baca juga:Warga: Kami Pasang Baliho Habib Rizieq di Titik yang Tak Ganggu Ketertiban Umum)

Langkah TNI yang turun langsung melakukan pencopotan terhadap baliho terkait Habib Rizieq dianggap Neta adalah hal yang wajar. Sebab, pihak kepolisian dan satpol PP dinilainya tidak berani mencopot baliho tersebut.



"Ketika tak seorang pun aparatur pemerintah berani bersikap untuk mencabuti baliho itu, tentu sangat wajar TNI bergerak mencabuti baliho tersebut. Sebab, negeri ini bukan hanya milik Rizieq semata tapi milik segenap rakyat," kata Neta.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top