Soal Libur Panjang Akhir Tahun, Satgas Belum Usulkan Rekomendasi
Minggu, 22 November 2020 - 13:10 WIB
loading...
ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan, belum menyiapkan usulan libur panjang akhir tahun. FOTO/DOK.BNPB
A
A
A
JAKARTA - Ketua Satgas Penanganan COVID-19 , Doni Monardo akan mengevaluasi jumlah kasus pasca libur panjang akhir Oktober 2020. Menurutnya, jika dampaknya signifikan pada peningkatan kasus positif COVID-19 maka ada kemungkinan libur akhir tahun ditiadakan.
Saat dikonfirmasi soal rekomendasi ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan, belum menyiapkannya. Dia juga belum dapat memastikan kapan rekomendasi tersebut selesai disiapkan. "Belum," katanya melalui pesan singkatnya, Minggu (22/11/2020).
Dia mengatakan bahwa terkait hal ini Satgas masih melakukan observasi situasi yang ada saat ini. "Kita masih mengobservasi perkembangan situasi dan keadaan," katanya. (Baca juga: Update Corona: Positif 488.310 Orang, 410.552 Sembuh, 15.678 Meninggal )
Wiku mengatakan sebelumnya bahwa apapun yang diputuskan pemerintah bertujuan untuk melindungi masyarakat.
"Terlepas diberlakukannya, dipersingkatnya atau ditiadakannya libur akhir tahun keputusan yang diambil pemerintah tentunya dalam upaya untuk melindungi masyarakat dari potensi penularan COVID-19. Ingat keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi," katanya pekan lalu.
Saat dikonfirmasi soal rekomendasi ini, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan, belum menyiapkannya. Dia juga belum dapat memastikan kapan rekomendasi tersebut selesai disiapkan. "Belum," katanya melalui pesan singkatnya, Minggu (22/11/2020).
Dia mengatakan bahwa terkait hal ini Satgas masih melakukan observasi situasi yang ada saat ini. "Kita masih mengobservasi perkembangan situasi dan keadaan," katanya. (Baca juga: Update Corona: Positif 488.310 Orang, 410.552 Sembuh, 15.678 Meninggal )
Wiku mengatakan sebelumnya bahwa apapun yang diputuskan pemerintah bertujuan untuk melindungi masyarakat.
"Terlepas diberlakukannya, dipersingkatnya atau ditiadakannya libur akhir tahun keputusan yang diambil pemerintah tentunya dalam upaya untuk melindungi masyarakat dari potensi penularan COVID-19. Ingat keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi," katanya pekan lalu.
Lihat Juga :