Megawati Beri Konsep Gotong Royong Berskala Dunia di China

loading...
Megawati Beri Konsep Gotong Royong Berskala Dunia di China
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri. Foto/Dok/SINDOphoto
JAKARTA - Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri menyerukan konsep gotong royong berskala dunia. Hal itu disampaikannya ketika mengisi pidato pembuka di acara Understanding China Conference 2020, Jumat 20 November 2020.

Presiden ke-5 RI tersebut menyebut bahwa saat ini dunia sedang mengalami perubahan yang begitu cepat akibat pandemi Covid-19. Penyesuaian dunia yang begitu cepat seolah harus dilakukan pada kehidupan normal yang baru ini, sehingga gotong royong skala dunia harus diterapkan. (Baca juga: Hari Anak Dunia, Kepala BPIP: Pandemi Covid-19 Renggut Kegembiraan Mereka )

Lebih lanjut, Hj. Megawati Soekarnoputri yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut mengapresiasi langkah taktis dan strategis yang dilakukan oleh Tiongkok dalam upaya pembangunan di segala sektornya; termasuk pada penanganan Covid-19.

“Kita melihat pembangunan yang begitu pesat, pertumbuhan ekonomi yang cepat dan mulai terlibatnya Tiongkok secara aktif dalam percaturan dunia. Bahkan di saat awal pandemi Covid-19, di mana masing-masing negara sibuk dengan persoalan dalam negerinya, Tiongkok telah terlebih dahulu melakukan upaya memberi bantuan yang konstruktif bagi dunia, termasuk Indonesia,” ungkap Megawati Soekarnoputri.



Presiden ke-5 RI tersebut menilai Tiongkok dapat menanggulangi dampak penyebaran Covid-19 ini pada bidang sosial dan ekonomi secara efektif. Megawati Soekarnoputri berpandangan, bahwa itu semua tidak terlepas dari pandangan Presiden Xi Jinping dalam menetapkan kerangka Hubungan Internasional, yakni “a community with shared future for mankind”.

“Tiongkok memiliki kerangka Hubungan Internasional berupa “a community with shared future for mankind”. Di Indonesia sendiri, kami memiliki kearifan lokal yang disebut “gotongroyong” yang merupakan intisari dari ideologi bangsa kami yakni Pancasila,” tambah Megawati Soekarnoputri. (Baca juga: BPIP Rampungkan Kajian, Analisis dan Rekomendasi Peraturan Perundang-undangan )

Oleh karena itu, di masa pandemi global ini, pihaknya menginginkan agar masyarakat dunia melakukan kerja sama Internasional yang sebaik-baiknya. Untuk itu, Presiden ke-5 RI ini mengajak seluruh bangsa-bangsa di dunia agar saling bergotong-royong, menghentikan pertikaian apalagi peperangan antar bangsa, dan mulai menata peradaban dunia baru setelah pandemi Covid-19 ini.



Mengakhiri pidato sambutan pada kesempatan itu, Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan berkeyakinan bahwa inilah saatnya bagi dunia untuk saling bergandengan-tangan menuju masa depan yang lebih baik. Inilah saat yang tepat untuk mengakhiri segala bentuk provokasi, konflik, dan permusuhan.

“Dunia dituntut untuk mengembangkan pola penyelesaian konflik yang lebih beradab dan mendorong kompetisi yang sehat, menghadirkan rasa kemanusiaan dan persaudaraan. Terlebih lagi, dunia perlu bergotong-royong membentuk suatu masyarakat baru yang menjadi cita-cita bersama paska pandemi global ini. Saya sangat yakin bahwa hampir semua masyarakat dunia merindukan hadirnya suatu tatanan dunia yang di dalamnya tercipta suatu perdamaian dunia yang abadi dan berkeadilan sosial,” pungkasnya.
(mhd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top