BNPB Ajak 115 Organisasi Sinergi Penanggulangan Bencana dan Atasi Corona
Sabtu, 21 November 2020 - 11:16 WIB
loading...
A
A
A
Dalam arahan, Pangarso mencontohkan dalam kasus penanganan potensi erupsi Gunung Merapi saat ini, relawan dari luar daerah dapat bersinergi bila hendak membantu logistik bantuan kepada warga terdampak atau mereka yang mengungsi. “Maka dapat membeli hasil panen dari warga setempat,” tambah Pangarso.
Demikian juga dalam upaya penanganan Covid-19, relawan tidak perlu melakukan sosialisasi dalam lingkup yang luas tetapi dapat melakukan hal tersebut di lingkungan sekitar rumahnya.
Dalam diskusi, para relawan yang tergabung dalam Squad PBI ini juga berbagi pengalaman dan memberikan saran serta kritik terhadap platform organisasi relawan tersebut. Namun, disampaikan dalam diskusi bahwa tidak ada organisasi yang tidak memiliki kekurangan. Hal ini tentu dapat mendorong relawan untuk bukan membesarkan organisasi, tetapi mempraktekkan nilai-nilai kemanusiaan dalam penanggulangan bencana.
Di akhir diskusi, para relawan berkomitmen untuk bersinergi dalam penanggulangan bencana dan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Menutup arahan kegiatan ini, Pangarso mengingatkan relawan untuk meningkatkan profesionalisme di antaranya dengan meningkatkan keahlian dan jiwa korsa. Selain itu, ia menambahkan bahwa relawan tidak berpolitik dan tidak mengenal SARA dalam penanggulangan bencana.
Demikian juga dalam upaya penanganan Covid-19, relawan tidak perlu melakukan sosialisasi dalam lingkup yang luas tetapi dapat melakukan hal tersebut di lingkungan sekitar rumahnya.
Dalam diskusi, para relawan yang tergabung dalam Squad PBI ini juga berbagi pengalaman dan memberikan saran serta kritik terhadap platform organisasi relawan tersebut. Namun, disampaikan dalam diskusi bahwa tidak ada organisasi yang tidak memiliki kekurangan. Hal ini tentu dapat mendorong relawan untuk bukan membesarkan organisasi, tetapi mempraktekkan nilai-nilai kemanusiaan dalam penanggulangan bencana.
Di akhir diskusi, para relawan berkomitmen untuk bersinergi dalam penanggulangan bencana dan pandemi Covid-19 di Indonesia.
Menutup arahan kegiatan ini, Pangarso mengingatkan relawan untuk meningkatkan profesionalisme di antaranya dengan meningkatkan keahlian dan jiwa korsa. Selain itu, ia menambahkan bahwa relawan tidak berpolitik dan tidak mengenal SARA dalam penanggulangan bencana.
(maf)
Lihat Juga :