Simak Cerita Binaan Pertamina Berdayakan Perempuan lewat Komunitas Tangan Terampil
Jum'at, 20 November 2020 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
“Ibu yang berwirausaha akan memberikan semangat bahwa perempuan juga bisa berkarya tanpa mengabaikan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang ibu,” ungkap penerima anugrah Pertamina Local Heroes 2018 tersebut.
Sebagai UMKM binaan Pertamina, Trasty Souvenir memperoleh sejumlah program-program pendampingan berupa pinjaman modal, pelatihan dan pengembangan pemasaran yang antara lain dilakukan melalui pameran-pameran di dalam maupun luar negeri. Naneth mengaku, pameran-pameran itulah yang mempertemukannya dengan beberapa buyer yang hingga kini menjadi buyer tetap. Kesempatan-kesempatan itulah yang menurutnya membantu Trasty Souvenir naik kelas.
Trasty rutin mendapatkan pesanan baik dari instansi swasta maupun pemerintah. Bahkan, Trasty juga pernah mengikuti pameran di Malaysia. Produknya sendiri bisa didapatkan di Galeri UMKM Bandara A. Yani Semarang dan Galeri UMKM Kota Lama Semarang, serta media sosial seperti Instagram dan Facebook @trastysouvenir.
Pjs. Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari menambahkan, seluruh mitra binaan Pertamina akan mendapat pembinaan serupa dengan Naneth. Mereka akan dibina agar dapat naik kelas. Dengan parameter yaitu memiliki izin usaha dan sertifikasi terkait, serta dengan adanya penambahan omzet dan tenaga kerja. ”Dengan naik kelasnya UMKM, diharapkan mereka bisa mandiri dan turut mendukung kemandirian ekonomi bangsa,” ujarnya.
Pertamina juga mengapresiasi usaha berbasis socioprenenur yang dijalani dan mendorong UMKM lain untuk menerapkan hal serupa. Sehingga tetap dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan membantu kemandirian ekonomi. ”Ini sebagai implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Heppy.
Sebagai UMKM binaan Pertamina, Trasty Souvenir memperoleh sejumlah program-program pendampingan berupa pinjaman modal, pelatihan dan pengembangan pemasaran yang antara lain dilakukan melalui pameran-pameran di dalam maupun luar negeri. Naneth mengaku, pameran-pameran itulah yang mempertemukannya dengan beberapa buyer yang hingga kini menjadi buyer tetap. Kesempatan-kesempatan itulah yang menurutnya membantu Trasty Souvenir naik kelas.
Trasty rutin mendapatkan pesanan baik dari instansi swasta maupun pemerintah. Bahkan, Trasty juga pernah mengikuti pameran di Malaysia. Produknya sendiri bisa didapatkan di Galeri UMKM Bandara A. Yani Semarang dan Galeri UMKM Kota Lama Semarang, serta media sosial seperti Instagram dan Facebook @trastysouvenir.
Pjs. Vice President Corporate Communication Pertamina Heppy Wulansari menambahkan, seluruh mitra binaan Pertamina akan mendapat pembinaan serupa dengan Naneth. Mereka akan dibina agar dapat naik kelas. Dengan parameter yaitu memiliki izin usaha dan sertifikasi terkait, serta dengan adanya penambahan omzet dan tenaga kerja. ”Dengan naik kelasnya UMKM, diharapkan mereka bisa mandiri dan turut mendukung kemandirian ekonomi bangsa,” ujarnya.
Pertamina juga mengapresiasi usaha berbasis socioprenenur yang dijalani dan mendorong UMKM lain untuk menerapkan hal serupa. Sehingga tetap dapat menyediakan lapangan pekerjaan dan membantu kemandirian ekonomi. ”Ini sebagai implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” tutup Heppy.
(ars)
Lihat Juga :