Tes COVID-19 Fluktuatif, Satgas Minta Pemda Perbaiki Sistem Operasional Laboratorium

Kamis, 19 November 2020 - 21:55 WIB
loading...
Tes COVID-19 Fluktuatif,...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah masih mengejar ketertinggalan pencapaian angka testing yang ditetapkan oleh WHO. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa pemerintah masih mengejar ketertinggalan pencapaian angka testing yang ditetapkan oleh WHO. Di Indonesia dengan jumlah penduduk yang banyak, maka diperlukan pelaksanaan testing sebanyak 267.000 orang per minggu.

"Sejak awal bulan Juli sampai minggu ketiga Oktober terlihat adanya tren peningkatan testing yang baik. Tetapi kembali melemah pada dua pekan setelahnya. Dan kembali melesat sampai pekan ini. Dan hampir mencapai target WHO yaitu berada di angka 86,25% pada November minggu kedua," katanya saat konferensi pers, Kamis (19/11/2020)

Wiku mengatakan ada tren penurunan testing pada hari-hari tertentu, khususnya saat libur. Dia menyayangkan adanya penurunan testing saat hari libur. "Ini harusnya kita hindari karena kita sudah cukup lama menghadapi keadaan COVID-19 ini. Kami menyayangkan sekali hal ini terjadi mengingat virus ini tidak mengenal hari libur. Maka kita tidak lepas tangan dalam kondisi ini," ujarnya. (Baca juga: Update Corona: Positif 478.720 Orang, 402.347 Sembuh dan 15.503 Meninggal )

Dia meminta pemerintah daerah memperbaiki sistem operasional laboratorium di wilayah masing-masing. Mulai dari penambahan shift kerja hingga pemberian insentif yang sepadan.

"Saya imbau bagi pemerintah daerah setempat untuk menambah dan memperbaiki mekanisme operasional laboratorium. Melalui penambahan shift laboran dan pemberian insentif yang sepadan. Dan tentunya koordinasi dengan pemerintah pusat. Selain itu perlu adanya pemeriksaan terkait kesesuaian jenis reagen dengan alat testing yang digunakan," katanya.

Wiku mengakui memang tidak mudah mencapai sistem kesehatan yang sempurna di negara yang cukup menantang secara geografis seperti Indonesia. Pasalnya Indonesia memiliki area yang luas, ribuan pulau dan dipisahkan banyak perairan. (Baca juga: Hasil Rapid Tes di Megamendung, 5 Warga Reaktif Covid-19 )

"Akan tetapi saya tekankan bahwa kondisi ideal tersebut bukan tidak mungkin terjadi karena pencapaian saat ini sudah 86% lebih. Pemerintah terus berupaya meningkatkan pemerataan pembangunan kesehatan serta kemandirian daerah yang berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi peluang ketimpangan di Indonesia akibatnya aksesibilitas yang berbeda-beda bagi setiap daerah," katanya.

(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved