Kasus Hukum Selesai, Sebanyak 125 WNI Dideportasi dari Malaysia

Selasa, 17 November 2020 - 12:30 WIB
loading...
Kasus Hukum Selesai,...
Sebanyak 125 WNI dideportasi dari Malaysia. Foto ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 125 Warga Negara Indonesia (WNI) kembali ke Tanah Air usai kasusnya selesai di Malaysia. Proses kepulangan itu berjalan lancar setelah Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru membantu dan berkoordinasi dengan Detensi Tahanan Imigrasi (DTI) Pekan Nenas, Johor pada 11 November lalu.

“125 WNI terdiri dari 106 WNI yang berdomisili di Kepulauan Riau dan 19 WNI kelompok rentan dipulangkan melalui jalur laut,” demikian dilansir dari laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Selasa (17/11/2020). (Baca juga: Beri Pendampingan, Pemerintah Repatriasi 141 WNI dari Malaysia)

Merujuk keterangan KJRI, seluruh WNI yang dideportasi itu terdiri dari 67 laki-laki, 43 perempuan, dan 5 bayi berusia 2 bulan. Untuk memastikan kondisi kesehatan dan sesuai ketentuan protokol kesehatan, seluruh WNI telah menjalani tes PCR pada 8 November lalu di DTI Pekan Nenas. Hasilnya dinyatakan negatif dari infeksi virus Corona (Covid-19). “Deportasi 125 WNI dilaksanakan melalui Pelabuhan Pasir Gudang menuju Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang, Kepri, dengan kapal feri MV Citra Indah 99,” imbuh Kemlu. (Baca juga: 8 WNI di Malaysia yang Disekap Penyalur Pekerja Berhasil Diselamatkan)

Konsul Jenderal RI di Johor Bahru, Sunarko hadir langsung di Pelabuhan Pasir Gudang untuk memantau dan memastikan kelancaran proses kepulangan para WNI. Pihaknya juga memberikan bantuan untuk penerbitan dokumen Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) serta dukungan perlengkapan yaitu masker, hand sanitizer, dan alas kaki serta konsumsi sebelum keberangkatan. Setiba di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, seluruh WNI kembali mendapatkan pemeriksaan kesehatan sesuai protokol yang berlaku di Indonesia.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Pemerintah Kawal Penanganan...
Pemerintah Kawal Penanganan Insiden Kapal yang Libatkan WNI di Perairan Perak Malaysia
9 WNI yang Ditahan Israel...
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Bandara Soekarno-Hatta
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
Bukit Peramun Bidik...
Bukit Peramun Bidik Pasar Wisatawan Singapura dan Malaysia
Rekomendasi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Berita Terkini
Menhan Jepang Temui...
Menhan Jepang Temui Presiden Prabowo di Kertanegara, Penguatan Kerja Sama Pertahanan Dibahas
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
MBG Perlu Dilanjutkan...
MBG Perlu Dilanjutkan dengan Evaluasi, Perbaikan Tata Kelola, dan Efisiensi Anggaran
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved