KSAL Pastikan Kondisi Perairan Natuna Aman Terkendali

Senin, 16 November 2020 - 13:26 WIB
loading...
KSAL Pastikan Kondisi...
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono. Foto/iNews.id/Riekzy Maulana
A A A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono memastikan perairan Laut Natuna Utara dalam kondisi aman terkendali. Menurutnya, sama sekali tidak negara yang mencoba mengusik di daerah tersebut.

Yudo menuturkan, setiap harinya pihak TNI AL menyiagakan sekira empat Kapal Perang Indonesia (KRI) untuk menjaga daerah agar selalu kondusif.

"Engga ada yang membandel. Kondisinya sampai saat ini masih kondusif dan kita selalu stand by-kan empat KRI jenis fregat, yang ada di sana dan selalu menjaga kedaulatan kita," kata Yudo di Graha Marinir, Senen, Jakarta Pusat, Senin (16/11/2020).

Lebih lanjut Yudo menjelaskan, empat KRI tersebur disiagakan di dua titik, yakni laut terorial Indonesia yang ditarik jaraknya 12 mil dari garis pantai dan zona ekonomi ekslusif (ZEE). Menurutnya, tindakan tegas akan dilakukan bila ada negara asing yang mencoba mengambil sumber daya alam Indonesia tanpa izin.

(Baca juga: Pompeo: AS Dukung Kedaulatan Indonesia di Laut Natuna! ).

"Menjaga kedaulatan kita 12 mil, kalau di ZEE ada kapal kapal asing yang melakukan penangkapan ikan maupun melaksanakan pengambilan tanpa izin pasti kita tangkap. Berkali-kali kapal ikan Vietnam kan kita tangkap. Tetap kita jaga di sana," ucapnya.

Selain menyiagakan kapal, Yudo juga menyiapkan patroli udara demi menjaga kedaulatan laut Indonesia. Patroli tersebut, sambung Yudo, dilakukan setiap hari.

(Baca juga: DPR Pastikan Tak Ada Kesepakatan Pembangunan Pangkalan Militer AS di Natuna ).

"Di Natuna, satuan TNI terintegrasi ya, ada darat, laut, dan udara sudah stand by di sana. Setiap saat kita laksanakan patroli udara maritim untuk melihat situasi di situ, dan sampai saat ini situasinya masih kondusif," tuturnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Unhan RI Cetak Lulusan...
Unhan RI Cetak Lulusan Siap Jaga Kedaulatan Negara
Rekomendasi
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Tekuk Haiti, Timnas...
Tekuk Haiti, Timnas Skotlandia Puncaki Grup C Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Wamenhaj: Transparansi...
Wamenhaj: Transparansi jadi Kunci Berantas Kartel Haji
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Mendikdasmen Abdul Muti:...
Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Sebagian Besar Murid Berharap Program MBG Dilanjutkan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
UNCLOS 82, Strategi...
UNCLOS 82, Strategi Sea Denial Melawan AT Mahan
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved