Digitalisasi Tak Sekadar Alih Teknologi, tapi Harus Beri Bermanfaat

Jum'at, 13 November 2020 - 21:30 WIB
loading...
Digitalisasi Tak Sekadar...
Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengharapkan digitalisasi penyiaran tidak sekadar alih teknologi, namun harus membawa kemanfaatan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Lewat penyiaran digital, diharapkan masyarakat dari Sabang sampai Merauke bisa mendapatkan informasi berkualitas dan hiburan yang sehat, dengan beragam pilihan saluran siaran secara gratis. Oleh sebab itu masyarakat harus paham apa itu siaran digital dan Analog Switch Off (ASO)

Hal itu disampaikan Komisioner KPI Pusat, Hardly Stefano dalam diskusi di arena Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) yang digelar di Cikarang, Jawa Barat, Kamis 12 November 2020, seperti dalam keterangan pers yang diterima SINDOnews, Jumat (13/11/2020).

“Kami ingin pelaksanaan siaran digital sepenuhnya bermanfaat bagi kepentingan masyarakat, baik untuk ketersediaan informasi maupun kemudahan mengakses informasi tersebut, terutama yang menjadi perhatian kami yakni wilayah yang selama ini termasuk area blankspot," tuturnya. (Baca juga: Uji Materi UU Penyiaran, Indonesia Tidak Boleh Dijajah Secara Digital )

KPI juga meminta komitmen pemerintah agar mendorong para pengelola siaran digital untuk dapat membangun infrastruktur siaran yang menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

"Apalagi dengan sistem siaran digital dapat dilakukan cost sharing dalam membangun infrastuktur," lanjutnya.

Di sisi lain, lanjut dia, pemerintah harus memastikan ketersediaan konverter berupa Set Top Box (STB) yang dapat mengubah perangkat TV analog menjadi digital.

Menurut dia, harus ada standarisasi STB, juga perlu ada upaya pembagian STB gratis bagi masyarakat yang kurang mampu.

"Publik juga harus diberi kesempatan terlibat dalam proses perpindahan sistem tersebut. Masyarakat harus diberi pemahaman tentang konsep siaran digital, terlibat dalam proses perumusan regulasi teknis, serta ikut mengawasi implementasi siaran digital. Perlu ada public sphere untuk seluruh tahapan ASO,” tuturnya.

Selain itu, sambung dia, digitalisasi penyiaran harus memikirkan tentang membangun ekosistem penyiaran digital yang sehat. Tujuannya, untuk menghasilkan program siaran berkualitas.

Menurut dia, KPI telah melakukan berbagai upaya. Di antaranya menjalin kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan, maupun kajian tentang dinamika industri penyiaran secara berkala.(Baca juga: Cegah Hoaks, Media Massa Diminta Hati-Hati Sajikan Berita )

Hardly juga mengaitkan penyiaran digital dengan penguatan dan kapasitas masyarakat melalui literasi. Hal ini penting karena pelaksanaan siaran digital akan membuka peluang lahirnya TV-TV baru yang berdampak terhadap pertumbuhan konten siaran.

“Harus ada penguatan dan dorongan untuk mengapresiasi program siaran yang berkualitas. Untuk itu KPI telah memiliki agenda Bicara Siaran Baik. Dalam dinamika industri penyiaran free to air (FTA), produksi konten siaran sangat dipengaruhi dengan berapa banyak orang yang menonton. Pasalnya, pemasang iklan memiliki kecenderungan untuk memasang iklan pada siaran dengan jumlah penonton yang banyak.

Selain bersikap kritis terhadap konten siaran yang buruk, dia berharap masyarakat juga harus didorong untuk memberi apresiasi dan menviralkan program siaran yang baik.

"Agenda ini telah dijalankan untuk berbagai program siaran televisi analog, dan nantinya juga akan dilakukan untuk program siaran yang diproduksi oleh TV digital. Kapasitas masyarakat dalam literasi media, akan turut membangun ekosistem penyiaran digital yang sehat,” tuturnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Teknologi Digital, AI,...
Teknologi Digital, AI, dan Konektivitas Global Lahirkan Ekosistem Gig Economy
Hari Buruh, Nurul Arifin...
Hari Buruh, Nurul Arifin Dorong Transformasi Pekerja Indonesia Hadapi Era AI dan Digitalisasi
ITB Dorong Percepatan...
ITB Dorong Percepatan Akses Digital Indonesia
Pansel Minta Masukan...
Pansel Minta Masukan Publik terhadap Calon Anggota KPI untuk Telusuri Rekam Jejak
Pilot Project Digitalisasi...
Pilot Project Digitalisasi Bansos Diperluas, 78 Persen Daerah di Luar Pulau Jawa
Cyber Warfare, Kunci...
Cyber Warfare, Kunci Keberhasilan Operasi Absolute Resolve
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Rebranding Inhealth,...
Rebranding Inhealth, Strategi Perkuat Layanan dan Digitalisasi
Data Center jadi Fondasi...
Data Center jadi Fondasi Penting di Tengah Pertumbuhan Digitalisasi
Rekomendasi
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Wasit Resmi Piala Dunia...
Wasit Resmi Piala Dunia 2026 Ditolak Masuk AS, Komentator Bola Simon Jordan Malah Bikin Geram
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
Berita Terkini
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved