Rocky Gerung Sebut Gatot Nurmantyo Cerdik dan Ahli Strategi
Jum'at, 13 November 2020 - 13:18 WIB
loading...
Mantan Panglima TNI Jenderal Purn TNI Gatot Nurmantyo (kiri) saat berbincang akrab dengan Panglima Angkatan Bersenjata Singapura Letnan Jenderal Perry Lim. Foto/SINDOnews/Dwi Sasongko
A
A
A
JAKARTA - Ketidakhadiran mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo dalam acara pemberian penghargaan Bintang Mahaputra di Istana Negara, Jakarta pada 11 November lalu menjadi polemik.
Meski tidak hadir, Gatot yang saat ini menjadi presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu tetap menerima penghargaan tersebut.
"Saya anggap itu pilihan cerdas atau lebih tepat cerdik dari seorang mantan Panglima," kata pengamat politik Rocky Gerung dalam wawancara dengan Hersubeno Arief yang di-upload di chanel Youtube Rocky Gerung Official, Kamis 12 November 2020.(Baca juga: Gatot Nurmantyo Tak Datang ke Istana: Jaga Jarak atau Cari Simpati Publik? )
Menurut dia, langkah tersebut menunjukkan ilmu kepanglimaan masih ada di kepala Gatot Nurmantyo. "Yaitu memenangkan peperangan, hanya dengan memenangkan dua pertempuran. Itu yang dinamakan taktis atau strategis," ujarnya.
Rocky mengatakan, langkah tersebut juga menujukkan Gatot sebagai seseorang yang memiliki keahlian dalam berstrategi dalam membaca psikologi lawan.
Meski tidak hadir, Gatot yang saat ini menjadi presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu tetap menerima penghargaan tersebut.
"Saya anggap itu pilihan cerdas atau lebih tepat cerdik dari seorang mantan Panglima," kata pengamat politik Rocky Gerung dalam wawancara dengan Hersubeno Arief yang di-upload di chanel Youtube Rocky Gerung Official, Kamis 12 November 2020.(Baca juga: Gatot Nurmantyo Tak Datang ke Istana: Jaga Jarak atau Cari Simpati Publik? )
Menurut dia, langkah tersebut menunjukkan ilmu kepanglimaan masih ada di kepala Gatot Nurmantyo. "Yaitu memenangkan peperangan, hanya dengan memenangkan dua pertempuran. Itu yang dinamakan taktis atau strategis," ujarnya.
Rocky mengatakan, langkah tersebut juga menujukkan Gatot sebagai seseorang yang memiliki keahlian dalam berstrategi dalam membaca psikologi lawan.
Lihat Juga :