DPR Minta Kemenag Dampingi 13 Jamaah Umrah Positif COVID-19 di Saudi
Jum'at, 13 November 2020 - 07:55 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya sudah meminta Kementerian Agama untuk memberikan antensi terhadap 13 jamaah umrah asal Indonesia yang positif COVID-19. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 13 jamaah umrah asal Indonesia dinyatakan positif COVID-19 . Hal tersebut diketahui usai mengikuti pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) Swab di Arab Saudi.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya sudah meminta dalam hal ini Kementerian Agama untuk memberikan antensi terhadap 13 jamaah tersebut.
"Saya sudah meminta kepada pihak Kementerian Agama untuk memberikan atensi terhadap adanya 13 jamaah umrah yang masih tertahan di Arab Saudi karena positif COVID-19," kata Ace saat dihubungi MNC Portal Media di Jakarta, Jumat (13/11/2020). (Baca juga: 13 Jamaah Umrah Indonesia Positif Corona, Kemenag: Dalam Proses Isolasi )
Politikus Partai Golkar ini menekankan, Kementerian Agama harus melakukan advokasi agar para jamaah tersebut diberikan pelayanan sesuai dengan standar protokol kesehatan oleh otoritas Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
"Para jamaah tersebut diberikan pelayanan sesuai dengan standar protokol kesehatan oleh otoritas Kementerian Kesehatan Arab Saudi," katanya.
Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Ace Hasan Syadzily mengatakan, pihaknya sudah meminta dalam hal ini Kementerian Agama untuk memberikan antensi terhadap 13 jamaah tersebut.
"Saya sudah meminta kepada pihak Kementerian Agama untuk memberikan atensi terhadap adanya 13 jamaah umrah yang masih tertahan di Arab Saudi karena positif COVID-19," kata Ace saat dihubungi MNC Portal Media di Jakarta, Jumat (13/11/2020). (Baca juga: 13 Jamaah Umrah Indonesia Positif Corona, Kemenag: Dalam Proses Isolasi )
Politikus Partai Golkar ini menekankan, Kementerian Agama harus melakukan advokasi agar para jamaah tersebut diberikan pelayanan sesuai dengan standar protokol kesehatan oleh otoritas Kementerian Kesehatan Arab Saudi.
"Para jamaah tersebut diberikan pelayanan sesuai dengan standar protokol kesehatan oleh otoritas Kementerian Kesehatan Arab Saudi," katanya.
Lihat Juga :