Partai Baru Bermunculan, Elite Diingatkan Tak Sekadar Hobi Bikin Parpol

Kamis, 12 November 2020 - 14:36 WIB
loading...
A A A
"Problemnya apa yang partai baru ini tawarkan kepada ceruk pemilih? Saya melihat warnanya masih sama, cuma kemasan saja yang berbeda. Modelnya ya gitu-gitu, aja, mungkin modalnya yang beda-beda" kata Fadhli saat dimintai komentar SINDOnews, Kamis (12/11/2020).

Fadhli menuturkan, sebelum 4 partai baru ini lahir, sudah ada beberapa partai baru yang menjadi kontestan pemilu 2019. Namun partai ini dianggap gagal membawa kader-kader mereka duduk sebagai wakil rakyat di Senayan.

Pemicunya, selain sempitnya waktu bagi mereka menggalang konsolidasi, juga faktor ambang batas atau parlementariat threshold (PT) yang dipatok di angka 4 persen saat itu. Sehingga, tak jarang partai baru itu hanya mendapat predikat sebagai partai 'nol koma'.

"Nah partai-partai baru ini mau berebut ceruk yang seperti apa? Kalo mau jujur klaster pemilih juga sudah dikapling-kapling partai yang udah ada, utamanya partai mapan. Paling mungkin ceruk milenial, ini pun disasar mereka juga," ujarnya.

Dengan demikian, Analis Politik asal UIN Jakarta ini menyarankan agar ada diferensiasi atau pembeda yang jelas dari partai baru tersebut. Ia menilai, jika partai baru tak keluar dari pakem lama, maka potensi mengambil ceruk pemilih akan sulit terwujud.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
GKSR Minta Revisi UU...
GKSR Minta Revisi UU Pemilu Libatkan Partai Non-Parlemen dan Hapus Parliamentary Threshold
Kader Partai Berkarya...
Kader Partai Berkarya Diminta Mendukung Agenda Pembangunan Nasional
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Rekomendasi
Justin Hubner Bisa Absen...
Justin Hubner Bisa Absen Perkuat Timnas Indonesia Lawan Mozambik
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Isu Dana Dapur MBG Belum...
Isu Dana Dapur MBG Belum Cair, Nanik S Deyang Sebut Hoaks
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved