Kota Sehat, Bangsa Sehat

Kamis, 12 November 2020 - 05:35 WIB
loading...
A A A
Pertama, WHO, UN Environment Programe, dan UN Habitat (Oktober, 2020) melaporkan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak di hampir seluruh kota di dunia (90%), menampilkan kesenjangan yang tajam di kota (antara permukiman tertata dengan permukiman padat kumuh), memperlihatkan ketangguhan dan kearifan lokal, serta kurang dari 50% warga memiliki akses ke ruang terbuka hijau (taman) terdekat (400 meter dari rumah).

Pemulihan kota di tengah pandemi memberikan peluang untuk memikirkan ulang kehidupan kota yang lebih menyehatkan, menyejahterakan masyarakat, mengantisipasi perubahan iklim, serta mempersiapkan diri menghadapi pandemi pada masa mendatang.

Kedua, pemerintah harus memprioritaskan peremajaan permukiman padat, terutama kluster-kluster penyebaran Covid-19 atau RW/kelurahan yang masuk dalam zona merah. Revitalisasi permukiman padat menghadirkan permukiman terjangkau dan berkelanjutan, didukung perbaikan bedah rumah sehat atau peremajaan kampung dengan menyediakan hunian vertikal berupa flat pekerja atau rumah susun masyarakat berpenghasilan rendah, serta ruang terbuka hijau yang memadai.

Kawasan permukiman dilengkapi infrastruktur jalan, trotoar, dan jalur sepeda (sekaligus jalur evakuasi) dan saluan air, jaringan utilitas (air bersih, listrik, gas, internet), instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal, tempat pengolahan sampah terpadu.

Ketiga, masyarakat didorong menerapkan budaya pola hidup sehat dan bersih mulai dari lingkup keluarga. Memakan makanan sehat, bergizi, dan higienis. Meluangkan waktu untuk berolahraga rutin setiap hari sekitar 20-30 menit di luar ruang sambil berjemur menghangatkan badan agar tubuh tetap bugar. Beristirahat tidur yang cukup 5-7 jam setiap hari dan hindari stres, serta tidak tidur larut malam.

Masyarakat wajib disiplin melakukan 4 W. Wajib memakai masker (dengan benar) ketika ke luar rumah, tanpa terkecuali. Wajib mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Wajib menjaga jarak fisik (1,5-2 meter). Wajib menghindari kerumunan dan keramaian, termasuk saat menggunakan angkutan umum. Setelah bepergian kita wajib langsung mandi setelah tiba di rumah, sepulang kerja atau berolahraga di taman. Pisahkan pakaian, sisihkan sepatu atau sandal yang digunakan keluar di tempat terpisah.

Keempat, selain pandemi Covid-19, pemerintah juga harus tetap fokus menangani banyak masalah kesehatan lainnya. Setidaknya ada lima fokus masalah kesehatan lain, yakni pengurangan angka kematian ibu dan angka kematian bayi, pengendalian stunting, pencegahan dan pengendalian penyakit, optimalisasi gerakan masyarakat sehat, dan tata kelola sistem kesehatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
WHO Sebut Tren Kerja...
WHO Sebut Tren Kerja Jarak Jauh Bisa Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Pekerja
Peringati Hari Kesehatan...
Peringati Hari Kesehatan Nasional, Aktivis SOS Tolak Intervensi Industri Tembakau
MNC Peduli-Park Hyatt...
MNC Peduli-Park Hyatt Jakarta Gelar Edukasi dan Pemberian Makanan Bergizi Warga Menteng Pulo
Tenang Karena Tahu:...
Tenang Karena Tahu: Ketenangan Sejati Dimulai Saat Kita Mengenal Tubuh Sendiri
Rekomendasi
Mengapa Korupsi Diharamkan...
Mengapa Korupsi Diharamkan dan Termasuk Dosa Besar dalam Islam?
Kalahkan Berbagai Negara,...
Kalahkan Berbagai Negara, ITS Raih Juara RoboCup 2026 di Korsel
Pria Juga Bisa Mood...
Pria Juga Bisa Mood Swing, Dokter Ungkap Tanda Hormon Testosteron Rendah
Berita Terkini
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Gus Falah Mendukung...
Gus Falah Mendukung Polri Usut Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Dokter Tifa Sebut Dakwaan...
Dokter Tifa Sebut Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi Salah Objek dan Salah Orang, Minta Hakim Tolak JPU
Viral Foto Keluarga...
Viral Foto Keluarga Jampidsus Disita Penyidik saat Penggeledahan di Sentul, Ini Kata Polri
Jaksa Minta Lanjutan...
Jaksa Minta Lanjutan Sidang Dokter Tifa Digelar 2 Pekan Lagi, Hakim Menolak
PB PMII Dukung Polri...
PB PMII Dukung Polri Usut Tuntas 3 Kasus Besar Korupsi
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved