Kepulangan Habib Rizieq Munculkan Kerumunan, Jubir Covid-19 Bilang Begini
Selasa, 10 November 2020 - 19:43 WIB
loading...
Suasana penjemputan Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno Hatta, Selasa 10 November 2020. Foto/Okezone/Arief Julianto
A
A
A
JAKARTA - Kepulangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab disambut banyak pendukungnya mulai dari Bandara Soekarno Hatta hingga tempat tinggalnya di Petamburan, Jakarta Pusat. Protokol kesehatan untuk menghindari kerumunan pun dilanggar.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa saat ini Indonesia masih dalam masa pandemi. Sehingga, sudah seharusnya memiliki kepedulian untuk mencegah penularan.
(Baca juga: Jadi Pagar Manusia Jaga Habib Rizieq di Bandara Soetta, Laskar FPI Jatuh Lemas ).
"Saya imbau bagi seluruh elemen masyarakat agar memiliki kepedulian bahwa kita masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19 . Covid-19 adalah virus yang tidak terlihat. Penyakit yang disebabkan virus tidak terlihat. Sehingga tidak semua orang memiliki gejala saat awal terkena. Untuk itu masyarakat harus terus menjalankan protokol 3M baik saat memiliki gejala atau tidak," katanya saat konferensi pers, Selasa (10/11/2020).
Dia mengatakan, kerumunan akan menyulitkan untuk menjaga jarak. Apalagi, jika diperparah dengan tidak menggunakan masker akan semakin meningkatkan kelalaian.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengingatkan bahwa saat ini Indonesia masih dalam masa pandemi. Sehingga, sudah seharusnya memiliki kepedulian untuk mencegah penularan.
(Baca juga: Jadi Pagar Manusia Jaga Habib Rizieq di Bandara Soetta, Laskar FPI Jatuh Lemas ).
"Saya imbau bagi seluruh elemen masyarakat agar memiliki kepedulian bahwa kita masih berada dalam kondisi pandemi Covid-19 . Covid-19 adalah virus yang tidak terlihat. Penyakit yang disebabkan virus tidak terlihat. Sehingga tidak semua orang memiliki gejala saat awal terkena. Untuk itu masyarakat harus terus menjalankan protokol 3M baik saat memiliki gejala atau tidak," katanya saat konferensi pers, Selasa (10/11/2020).
Dia mengatakan, kerumunan akan menyulitkan untuk menjaga jarak. Apalagi, jika diperparah dengan tidak menggunakan masker akan semakin meningkatkan kelalaian.
Lihat Juga :