Baru Deklarasi, Inisiator Masyumi Reborn Diajak Gabung PPP

Sabtu, 07 November 2020 - 19:28 WIB
loading...
Baru Deklarasi, Inisiator...
Wakil Bendarahara Umum DPP PPP Idy Muzayyad mengajak para inisiator Masyumi Reborn yang baru saja dideklarasikan untuk bergabung dan membesarkan PPP. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Bendarahara Umum DPP PPP Idy Muzayyad mengajak para inisiator Masyumi Reborn yang baru saja dideklarasikan untuk bergabung dan membesarkan PPP. Ajakan ini seiring dengan upaya PPP merangkul semua elemen umat Islam.

Apalagi Muktamar IX PPP yang akan digelar pada Desember 2020 mendatang akan mengusung tema "Mempersatukan Umat, Membangun Indonesia". Maka muktamar ini juga diharapkan bisa menjadi momentum untuk mempersatukan umat.

(Baca juga : Layaknya Pemilu, Kolaborasi Raisa dan Afgan Terjadi 5 Tahun Sekali )

"Jadi spirit PPP saat ini adalah kembali mempersatukan umat Islam dalam wadah partai Ka'bah agar bisa menjadi kekuatan politik signifikan dalam membangun Indonesia," ungkap Idy yang juga merupakan Koordinator Publikasi dan Media Center Muktamar IX PPP, kepada wartawan, Sabtu (7/11/2020). (Baca juga: Ditawari Jadi Anggota Majelis Syuro Masyumi, Ustaz Abdul Somad: Siap)

Menurut dia, pengalaman membuktikan bahwa membuat partai baru tidak gampang. Mendirikan partai menguras tenaga, dana, dan waktu yang sangat besar. "Untuk lolos sebagai peserta pemilu saja belum tentu, apalagi untuk meraih suara dengan rencana ambang batas parlemen atau parliamentary threshold yang sebesar 5%, sangat tidak gampang," ungkapnya. (Baca juga: Ini yang Bakal Terjadi Jika UAS, Amien Rais dan Habib Rizieq Gabung Masyumi)

Idy menilai terpecahnya suara umat Islam dalam berbagai partai termasuk partai baru justeru akan melemahkan kekuatan politik umat Islam. Apalagi bila terjadi kondisi banyak terdapat partai berbasis Islam tapi suaranya sedikit atau tanggung semua sehingga tidak lolos PT. Karenanya, Idy sekali lagi menegaskan pentingnya PPP sebagai partai warisan ulama dan tokoh Islam lintas ormas untuk dijaga dan dibesarkan bersama. Mengingat sejarah pendirian PPP berasal dari fusi empat ormas dan partai Islam, yakni NU, SI, Perti dan Parmusi. (Baca juga: Amien Rais Siap Bubarkan Partai Ummat Jika Masyumi Besar)

Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ini menilai dorongan untuk mendirikan partai Islam baru patut dicurigai sebagai upaya untuk melemahkan politik Islam. "Karenanya, coba dipikir ulang lagi. Dan berpikir jernih untuk lebih baik bersama dalam wadah PPP sebagai rumah besar umat Islam, daripada membuat partai baru," pungkas Idy.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Partai Perindo Hadiri...
Partai Perindo Hadiri Milad PBB, Dukung Konsolidasi Politik untuk Stabilitas Nasional
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Jelang Musda Partai...
Jelang Musda Partai Demokrat Aceh, Nurdiansyah Alasta Dapat Dukungan dari Mualem
Emak-emak Kian Banyak...
Emak-emak Kian Banyak Bergabung, DPD Partai Perindo Kota Palu Perkuat Struktur hingga Akar Rumput
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Berita Terkini
Korban Kekerasan Seksual...
Korban Kekerasan Seksual dan TPPO Bakal Dapat Penanganan Lebih Cepat
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas soal Kopdes Merah Putih, Gibran Duduk di Sebelah Kirinya
Dokter Tifa Klaim Simpan...
Dokter Tifa Klaim Simpan Bukti Kejanggalan Ijazah Jokowi Meski Eksepsinya Diterima
Sudaryono Jadi Kepala...
Sudaryono Jadi Kepala BGN, Aktivis 98 Yakin Program MBG Jadi Lebih Baik
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas selama 3,5 Jam di Istana, Ini yang Dibahas
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Khozinudin Sebut Tidak Ada Kejelasan tentang Ijazah Jokowi
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved