Pengamat Sebut Penghargaan ke Gatot Nurmantyo Bukan untuk Pembungkaman
Sabtu, 07 November 2020 - 13:40 WIB
loading...
A
A
A
"Saya kira agak sulit ya, penghargaan Bintang Mahaputera ini kan bukan hanya diberikan kepada Pak Gatot sebagai mantan Panglima TNI, tetapi hampir diberikan kepada semua mantan panglima yang dianggap memiliki sumbangsih untuk kehidupan berbangsa dan bernegara," tuturnya dilihat dalam video yang diunggah oleh iNews TV, Sabtu (7/11/2020).
Dia mengatakan, dugaan pembungkaman baru bisa terjadi jika penghargaan tersebut hanya diberikan kepada Gatot saja. Menurutnya, hal lebih menarik untuk disimak adalah pola komunikasi pemerintah yang menggunakan media sosial Menko Polhukam Mahfud MD untuk mengumumkan akan diadakan pemberian penghargaan tersebut.
"Beda ceritanya kalau penghargaan ini hanya diberikan kepada Pak Gatot. Pak Gatot satu-satunya orang yang diberikan penghargaan. Soal pola komunikasi politik pemerintah, kenapa pemberian penghargaan ini dibocorokan oleh twitternya Pak Mahfud," ujarnya.
Atas hal itu, Adi menilai bahwasanya pemerintah ingin melihat reaksi dari masyarakat terhadap rencana pemberian penghargaan kepada Gatot. Cara tersebut, menurutnya, mirip dengan apa yang dilakukan pemerintah saat mengumumkan akan memberikan penghargaan kepada Fahri Hamzah dan Fadli Zon.
"Kita melihatnya ingin memancing reaksi pasar, ingin memancing reaksi publik terhadap penghargaan yang akan diberikan kepada Pak Gatot. Ini kan mirip ketika ingin memberikan bintang penghargaan serupa kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Ingin melihat reaksi pasar dan kecenderungan pertanyaan publik," ungkapnya.
Dia mengatakan, dugaan pembungkaman baru bisa terjadi jika penghargaan tersebut hanya diberikan kepada Gatot saja. Menurutnya, hal lebih menarik untuk disimak adalah pola komunikasi pemerintah yang menggunakan media sosial Menko Polhukam Mahfud MD untuk mengumumkan akan diadakan pemberian penghargaan tersebut.
"Beda ceritanya kalau penghargaan ini hanya diberikan kepada Pak Gatot. Pak Gatot satu-satunya orang yang diberikan penghargaan. Soal pola komunikasi politik pemerintah, kenapa pemberian penghargaan ini dibocorokan oleh twitternya Pak Mahfud," ujarnya.
Atas hal itu, Adi menilai bahwasanya pemerintah ingin melihat reaksi dari masyarakat terhadap rencana pemberian penghargaan kepada Gatot. Cara tersebut, menurutnya, mirip dengan apa yang dilakukan pemerintah saat mengumumkan akan memberikan penghargaan kepada Fahri Hamzah dan Fadli Zon.
"Kita melihatnya ingin memancing reaksi pasar, ingin memancing reaksi publik terhadap penghargaan yang akan diberikan kepada Pak Gatot. Ini kan mirip ketika ingin memberikan bintang penghargaan serupa kepada Fadli Zon dan Fahri Hamzah. Ingin melihat reaksi pasar dan kecenderungan pertanyaan publik," ungkapnya.
Lihat Juga :