Jubir Wapres: Tidak Perlu Panik dengan Resesi Ekonomi

Jum'at, 06 November 2020 - 18:21 WIB
loading...
Jubir Wapres: Tidak...
Jubir Wapres: Tidak Perlu Panik dengan Resesi Ekonomi
A A A
JAKARTA - Resesi ekonomi dinilai tidak perlu disikapi kepanikan. Hal tersebut dihadapi dengan menggenjot penyerapan untuk mengungkit perekonomian nasional.

Seperti diketahui Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III terkontraksi minus 3,49%.

“Kita sekarang memang memang disebut-sebut sudah memasuki resesi ya. Saya kira kita tidak perlu panik dengan resesi. Biasa saja kita hadapi. Kita mengungkit ekonomi kita dengan penyerapan ekonomi yang lebih besar,” kata Juru Bicara Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, Jumat (6/11/2020). (Baca juga: Lagi Resesi, Kenaikan Cukai Rokok Bisa Tambah Pengangguran )

Namun begitu dia menyoroti pengelolaan anggaran yang masih belum maksimal. Pasalnya, seringkali realisasi anggaran akan kosong di awal tahun dan dikebut di akhir tahun.

“Sebenarnya itu tidak baik. Selama ini mestinya kalau bisa itu normal dari awal sampai tengah sampai akhir tahun. (Ini-red) agar di akhir tahun tidak terbukti buru-buru menghabiskan APBN dan APBD di akhir tahun. Jadi karakternya selalu begitu,” ungkapnya.
(Baca juga: Munarman Tegaskan Pernyataan Mahfud MD Soal Habib Rizieq Overstay Hoaks )

Menurut dia, harus ada perubahan politik anggaran di awal tapi sampai saat ini memang belum dilaksanakan itu. "Mudah-mudahan ke depan, belajar dari kasus tahun ini yang begitu besar dampaknya, bisa dilakukan perubahan-perubahan,” ujarnya.

Dia menegaskan perubahan politik anggaran bisa berdampak ke penyerapan yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesta Elite, Resesi...
Pesta Elite, Resesi Sulit
Ridwan Kamil Ucapkan...
Ridwan Kamil Ucapkan Terima Kasih ke Jokowi Atas Kepemimpinannya selama 10 Tahun
Wapres Ungkap Komitmen...
Wapres Ungkap Komitmen Pemerintah dalam Perlindungan Ketenagakerjaan
Wapres Sambangi Kantor...
Wapres Sambangi Kantor DPP PKB di Tengah Wacana Muktamar Tandingan
Wapres Tegaskan Jihad...
Wapres Tegaskan Jihad Bukan Teror, Teror Bukan Jihad
Jelang Akhir Masa Jabatan,...
Jelang Akhir Masa Jabatan, Wapres Pamitan ke Seluruh Rakyat Indonesia
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
1 Miliar Barel Minyak...
1 Miliar Barel Minyak Terguncang Selat Hormuz, Dunia Terancam Resesi
Peluang Resesi Indonesia...
Peluang Resesi Indonesia di Bawah 5%, Lebih Kuat dari AS, Kanada, dan Jepang
Rekomendasi
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved