Inovasi Pelayanan Publik Jawab Adaptasi Kebiasaan Baru
Jum'at, 06 November 2020 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
“Oleh karenanya, program permohonan dan penerbitan SIM internasional yang diproses secara elektronik dan penyampaian kepada pemohon via jasa pengiriman merupakan wujud dari adaptasi kebiasaan baru di samping pelayanan publik yang prima,” imbuhnya.
Guru Besar Hukum Tata Negara Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Juanda mengatakan bahwa inovasi Korlantas Polri merupakan terobosan yang bagus dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Saya kira perlu disambut dengan baik gagasan dan terobosan yang seperti itu, apalagi pada saat pandemi Covid-19 ini masyarakat tidak semua bisa bebas bergerak seperti saat kondisi normal,” tegasnya.
Menurut Nurhasan, pembuatan dan perpanjangan SIM internasional bisa dilakukan secara online dari rumah secara mudah dan hasilnya bisa dikirim langsung ke rumah pemohon. Sehingga, pemohon tak perlu repot mendatangi pelayanan pembuatan SIM internasional.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Nurhasan menilai, pembuatan dan perpanjangan SIM internasional bisa dilakukan secara online dari rumah secara mudah dan hasilnya bisa dikirim langsung ke rumah pemohon. Sehingga, pemohon tak perlu repot mendatangi pelayanan pembuatan SIM internasional. (Lihat videonya: Status Gunung Merapi Naik ke Level Siaga)
“Berbagai inovasi diciptakan untuk mewujudkan orientasi seperti SIM dan Regident Corner di tempat strategis, pelayanan mobil layanan keliling, pusat pelatihan keselamatan dan keamanan mengemudi, inovasi pelayanan secara elektronik seperti Electronic Traffic Law Enforcement, Electronic Registration and Identification, terus ditingkatkan di wilayah-wilayah kota besar,” katanya. (M Yamin)
Guru Besar Hukum Tata Negara Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Juanda mengatakan bahwa inovasi Korlantas Polri merupakan terobosan yang bagus dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Saya kira perlu disambut dengan baik gagasan dan terobosan yang seperti itu, apalagi pada saat pandemi Covid-19 ini masyarakat tidak semua bisa bebas bergerak seperti saat kondisi normal,” tegasnya.
Menurut Nurhasan, pembuatan dan perpanjangan SIM internasional bisa dilakukan secara online dari rumah secara mudah dan hasilnya bisa dikirim langsung ke rumah pemohon. Sehingga, pemohon tak perlu repot mendatangi pelayanan pembuatan SIM internasional.
Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Nurhasan menilai, pembuatan dan perpanjangan SIM internasional bisa dilakukan secara online dari rumah secara mudah dan hasilnya bisa dikirim langsung ke rumah pemohon. Sehingga, pemohon tak perlu repot mendatangi pelayanan pembuatan SIM internasional. (Lihat videonya: Status Gunung Merapi Naik ke Level Siaga)
“Berbagai inovasi diciptakan untuk mewujudkan orientasi seperti SIM dan Regident Corner di tempat strategis, pelayanan mobil layanan keliling, pusat pelatihan keselamatan dan keamanan mengemudi, inovasi pelayanan secara elektronik seperti Electronic Traffic Law Enforcement, Electronic Registration and Identification, terus ditingkatkan di wilayah-wilayah kota besar,” katanya. (M Yamin)
(ysw)
Lihat Juga :