Gelombang Kedua COVID-19 di Eropa Akibat Anggap Enteng Protokol Kesehatan

Kamis, 05 November 2020 - 21:17 WIB
loading...
Gelombang Kedua COVID-19...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengatakan, gelombang kedua COVID-19 di Eropa akibat menganggap enteng protokol kesehatan. FOTO/DOK.BNPB
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 , Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini beberapa negara Eropa tengah mengalami gelombang kedua virus corona . Negara-negara tersebut antara lain Inggris, Prancis, Jerman, Belgia dan Yunani.

"Sehingga otoritas pada masing-masing negara tersebut kembali memutuskan untuk melakukan lockdown. Kenaikan kasus yg terus-menerus menggambarkan risiko penularan yang tidak terkendali dengan baik akibat sudah mulainya masyarakat menganggap enteng protokol kesehatan," katanya saat konferensi pers, Kamis (5/11/2020).

Wiku mengingatkan agar apa yang terjadi di Eropa tidak dialami Indonesia. Dia pun mengimbau agar masyarakat secara disiplin melaksanakan protokol kesehatan. (Baca juga: Lockdown, Warga Prancis Eksodus Tinggalkan Paris )

"Jangan sampai hal ini terjadi kepada kita di Indonesia. Kami meminta kepada masyarakat agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan 3M dan juga jauhi kerumunan sebelum dan sesudah vaksinasi hingga nanti pemerintah betul-betul secara resmi menyatakan bahwa COVID-19 telah berhasil ditangani dan hilang dari Indonesia," ujarnya.

Dia mengatakan saat ini Indonesia memang tengah dalam kondisi membaik. Namun dia menekankan bahwa Indonesia masih tetap pada kondisi pandemi.

"Meski perlahan menunjukan perkembangan ke arah yang lebih baik, kita tetap harus jaga kedisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan 3M. (Ini) tidak saja melindungi diri sendiri tapi juga orang-orang terdekat dari paparan COVID-19," katanya. (Baca juga: Dihantam Gelombang Kedua Covid-19, Prancis dan Jerman Pilih Lockdown )
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungan Prabowo ke...
Kunjungan Prabowo ke Eropa Dinilai Perkuat Posisi Geopolitik Indonesia
Multiverse, Global IR,...
Multiverse, Global IR, dan Tianxia: Membaca Ulang Dunia di Tengah Kesombongan dan Pengulangan Sejarah
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Prabowo Ingin Lebih...
Prabowo Ingin Lebih Banyak Pelajar Indonesia Menimba Ilmu di Eropa
Tiba di Brussel, Prabowo...
Tiba di Brussel, Prabowo Akan Bertemu Raja Belgia Philippe hingga Dewan Eropa
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Eropa Wajibkan Pelabelan...
Eropa Wajibkan Pelabelan Konten yang Dihasilkan AI
Rekomendasi
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Alwi Farhan Jagokan...
Alwi Farhan Jagokan Portugal di Piala Dunia 2026: Cristiano Ronaldo For The Last Dance!
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Berita Terkini
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved