Tengku Zulkarnain: Boikot Seluruh Produk Prancis sampai Macron Minta Maaf

Rabu, 04 November 2020 - 06:41 WIB
loading...
Tengku Zulkarnain: Boikot...
Massa berdemonstrasi mengecam pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron sekitar Sarinah, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Senin 2 November 2020. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Aksi memprotes Presiden Prancis Emmanuel Macron atas pernyataannya yang dinilai menghina Islam terus bergulir.

Bahkan, aksi demonstrasi ormas Islam dalam jumlah massa besar terjadi di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Prancis di Jakarta pada Senin 2 November 2020. Seiring dengan itu, seruan untuk memboikot produk Prancis pun bermunculan.

Kali ini seruan datang Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain. Melalui akun Twitternya, pria yang biasa disapa Ustaz Tengku Zul ini mengajak umat muslimin untuk berkorban lahir dan batin membela agama Islam. Adapun caranya dengan memboikot seluruh produk Prancis.

"Kaum Muslimin mari kita berkorban lahir dan batin untuk membela agama dan Nabi kita. Boikot seluruh produk Prancis sampai Macron minta maaf atau tumbang," kata Tengku Zul melalui akun Twitternya, @ustadtengkuzul, Selasa 3 November 2020.(Baca juga: Kecam Pernyataan Emmanuel Macron, PA 212 Titip Surat Habib Rizieq ke Kedubes Prancis )

Tengku Zul juga menyebut munafik pihak yang membela Macron dan menghina pembela agama. "Tandai kaum munafik yang malah membela Macron tapi menghina pembela agama. Mungkin mereka munafik kalau tidak Komunis...Siap?" kata Tengku Zul.(Baca juga: Macron Sebut Posisinya Bukan Mendukung Konten Kartun )

(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Pertemuan Istana Elysee,...
Pertemuan Istana Elysee, Denny JA: Macron-Prabowo Arsitek Poros Baru Negara Menengah
Prabowo Kunjungi Perancis,...
Prabowo Kunjungi Perancis, Gerindra: Bukti Nyata Politik Bebas-Aktif yang Berwibawa
Indonesia-Prancis Bakal...
Indonesia-Prancis Bakal Latihan Militer Gabungan Misi Pegasus pada September 2026
Macron Puji Prabowo...
Macron Puji Prabowo Punya Sikap Tegas dan Berani Dukung Kemerdekaan Palestina
Indonesia dan Prancis...
Indonesia dan Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Energi hingga Pendidikan
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Rekomendasi
Komisi VIII DPR Beri...
Komisi VIII DPR Beri Sinyal Ongkos Haji 2027 Naik
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
JKF 2026 Tegaskan Perkuat...
JKF 2026 Tegaskan Perkuat Kolaborasi Menuju Kota Global
Berita Terkini
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Hadir saat Laporkan...
Hadir saat Laporkan 4 Hakim ke KY, Istri Nadiem: Kami Harap Keadilan
5 Mahasiswa Gugat Pasal...
5 Mahasiswa Gugat Pasal Karet UU ITE ke MK, Minta Perlindungan Kebebasan Berpendapat
Presiden PKS soal Perpres...
Presiden PKS soal Perpres 111/2025: Langkah Tepat Pemerintah Jadikan Kampanye LGBTQ Ancaman Nonmiliter
Infografis
Bos Meta Minta Maaf...
Bos Meta Minta Maaf ke Orangtua yang Anaknya Jadi Korban Medsos
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved