Ambisi China Kuasai Indo-Pasific Hambat Indonesia Jadi Pusat Ekonomi Maritim

Selasa, 03 November 2020 - 18:47 WIB
loading...
Ambisi China Kuasai...
Kapal induk Liaoning China saat terlibat dalam latihan tempur Beijing. Ambisi China menguasai jalur perdagangan Indo-Pasific menghambat Indonesia menjadi pusat ekonomi maritim dunia.Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Nefo Handayani Kertopati menyebut Indonesia berpotensi menjadi pusat aktivitas ekonomi maritim dunia. Hal itu lantaran letak geostrategis Indonesia yang sangat menguntungkan, berada di antara dua benua dan dua samudera.

"Geostrategis Indonesia berada dalam jalur perdagangan internasional, berada di antara Benua Australia dan Asia dan di antara Samudera Hindia serta Pasifik menempatkan Indonesia memiliki perairan yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan internasional," ungkapnya dalam Seminar Maritim Seskoal Tahun 2020 yang ditayangkan virtual, Selasa (3/11/2020).

(Baca: Pengamat Militer Minta TNI AL Perkuat Diplomasi Pertahanan Maritim)

Keuntungan selain geostrategis pun disebutkan perempuan yang akrab disapa Nuning. Menurutnya, dari sembulan choke point atau titik sempit yang ada di dunia, Indonesia memiliki empat. Dari choke point itulah banyak keuntungan yang diperoleh Indonesia, salah satunya ihwal perdagangan.

"Indonesia memiliki empat choke point dari sembilan choke point di dunia dengan lebih dari 40 persen total perdagangan dunia melalui perairan Indonesia. 70 persen perikananan dunia berada di Asia Pasifik dan 30 persen produk perikanan dunia dipasok dari Indonesia," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Hadapi Dominasi China...
Hadapi Dominasi China Dalam Ranah Digital, Indonesia Diimbau Waspadai Risiko Ketergantungan
Thucydides Trap: Antinomi...
Thucydides Trap: Antinomi China dan Amerika
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Pakar Hubungan Internasional:...
Pakar Hubungan Internasional: China Punya Kepentingan Redam Konflik AS-Iran
Antara “One China...
Antara One China Policy dan Dua Realitas Politik
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Rekomendasi
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Polisi Imbau Mahasiswa...
Polisi Imbau Mahasiswa Waspadai Demo Hari Ini Ditunggangi
Berita Terkini
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved