MDMC Muhammadiyah Sarankan Keluarga Ikut Urus Jenazah Covid-19
Senin, 02 November 2020 - 18:34 WIB
loading...
Pemakaman jenazah korban Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Muhammadiyah Disaster Management Center ( MDMC ) PP Muhammadiyah Budi Setiawan menyarankan agar keluarga dilibatkan dalam proses pengurusan jenazah Covid-19 . Hal ini dilakukan agar kepercayaan masyarakat kepada tim medis tidak kian menyurut.
"Libatkan masyarakat dalam proses pengurusan jenazah, bisa saat menyalatkan atau melibatkan mereka (keluarga dan masyarakat) saat menyiapkan liang kuburnya," kata Budi dalam webinar bertema 'Pemulasaran Jenazah Karena Covid-19' yang digelar Satgas Covid-19 MUI, Senin (2/11/2020).
Dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Budi mengatakan, ketidakpercayaan masyarakat kepada tim medis dalam pengurusan jenazah Covid-19 bisa dimaklumi. Hal ini mengingat terutama bagi masyarakat Muslim yang meragukan kelayakan pengurusan jenazah yang dilakukan tim medis.
"Banyak masyarakat itu ragu, apakah jenazah keluarganya sudah dipenuhi hak-haknya sebagai jenazah, dan apakah sudah sesuai belum dengan syariah tajhizul jenazah (pengurusan jenazah)-nya," ujar dia.
Budi berpendapat, selain untuk meningkatkan kepercayaan terlebih kepada tim medis, keikutsertaan keluarga dalam proses pengurusan jenazah adalah hak yang juga harus dipenuhi asalkan tetap memenuhi standar protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.
"Libatkan masyarakat dalam proses pengurusan jenazah, bisa saat menyalatkan atau melibatkan mereka (keluarga dan masyarakat) saat menyiapkan liang kuburnya," kata Budi dalam webinar bertema 'Pemulasaran Jenazah Karena Covid-19' yang digelar Satgas Covid-19 MUI, Senin (2/11/2020).
Dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Budi mengatakan, ketidakpercayaan masyarakat kepada tim medis dalam pengurusan jenazah Covid-19 bisa dimaklumi. Hal ini mengingat terutama bagi masyarakat Muslim yang meragukan kelayakan pengurusan jenazah yang dilakukan tim medis.
"Banyak masyarakat itu ragu, apakah jenazah keluarganya sudah dipenuhi hak-haknya sebagai jenazah, dan apakah sudah sesuai belum dengan syariah tajhizul jenazah (pengurusan jenazah)-nya," ujar dia.
Budi berpendapat, selain untuk meningkatkan kepercayaan terlebih kepada tim medis, keikutsertaan keluarga dalam proses pengurusan jenazah adalah hak yang juga harus dipenuhi asalkan tetap memenuhi standar protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.
Lihat Juga :