Ini Tiga Agenda Utama Muktamar IX PPP di Makassar
Senin, 02 November 2020 - 16:11 WIB
loading...
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggelar Muktamar IX pada 18-21 Desember 2020 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bakal menggelar Muktamar IX pada 18-21 Desember 2020 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Ada tiga agenda dalam muktamar tersebut.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani memaparkan tiga agenda utama penyelenggaraan Muktamar IX. Pertama, penyampaian laporan pertanggungjawaban DPP Periode 2016-2020. Kedua, pembahasan program kerja PPP ke depan termasuk pembaharuan visi misi, anggaran dasar, rekomendasi dan keputusan partai terkait posisi PPP lima tahun ke depan. "Ketiga, memilih ketua umum yang baru," ujar Arsul Sani saat Launching Muktamar IX PPP dengan tema 'Mempersatukan Umat Membangun Indonesia' di Kantor DPP PPP yang disiarkan secara virtual, Senin (2/11/2020).
Arsul Sani mengatakan, ada tiga komponen yang terdapat dalam logo Muktamar IX yakni lambang PPP, rumah Adat Toraja, dan Merah Putih. "Makna Rumah Adat Toraja karena Toraja adalah salah satu daerah yang juga melambangkan kebinekaan, inklusivitas masyarakat kita," tuturnya.
(Baca juga: Terganjal AD-ART, Sandiaga-Khofifah Tak Bisa Maju Caketum PPP ).
Menurut Wakil Ketua MPR ini, sebagian besar masyarakat Toraja adalah warga yang dari sisi agama nonmuslim. Pemilihan Rumah Adat Toraja dimaksudkan bahwa meski PPP adalah partai berbasis Islam, PPP adalah parpol yang inklusif. "Partai Islam yang memegang teguh empat konsensus bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika," paparnya.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arsul Sani memaparkan tiga agenda utama penyelenggaraan Muktamar IX. Pertama, penyampaian laporan pertanggungjawaban DPP Periode 2016-2020. Kedua, pembahasan program kerja PPP ke depan termasuk pembaharuan visi misi, anggaran dasar, rekomendasi dan keputusan partai terkait posisi PPP lima tahun ke depan. "Ketiga, memilih ketua umum yang baru," ujar Arsul Sani saat Launching Muktamar IX PPP dengan tema 'Mempersatukan Umat Membangun Indonesia' di Kantor DPP PPP yang disiarkan secara virtual, Senin (2/11/2020).
Arsul Sani mengatakan, ada tiga komponen yang terdapat dalam logo Muktamar IX yakni lambang PPP, rumah Adat Toraja, dan Merah Putih. "Makna Rumah Adat Toraja karena Toraja adalah salah satu daerah yang juga melambangkan kebinekaan, inklusivitas masyarakat kita," tuturnya.
(Baca juga: Terganjal AD-ART, Sandiaga-Khofifah Tak Bisa Maju Caketum PPP ).
Menurut Wakil Ketua MPR ini, sebagian besar masyarakat Toraja adalah warga yang dari sisi agama nonmuslim. Pemilihan Rumah Adat Toraja dimaksudkan bahwa meski PPP adalah partai berbasis Islam, PPP adalah parpol yang inklusif. "Partai Islam yang memegang teguh empat konsensus bernegara, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika," paparnya.
Lihat Juga :