Virus Corona Berpotensi Menyebar Luas Saat Demonstrasi

Minggu, 01 November 2020 - 16:18 WIB
loading...
Virus Corona Berpotensi...
Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 (virus Corona) meminta masyarakat mempertimbangkan lagi rencana demonstrasi pada Senin 2 November besok. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 meminta masyarakat mempertimbangkan lagi rencana demonstrasi pada Senin 2 November besok. Pasalnya, virus Corona (Covid-19) berpotensi menyebar semakin luas ketika masyarakat berkumpul tanpa mematuhi protokol kesehatan.

(Baca juga: Lukai Hati Umat Islam, Bamusi Desak Presiden Prancis Segera Meminta Maaf)

"Kami imbau untuk mempertimbangkan tata cara penyampaian aspirasinya mengingat kondisi pandemi dan kasus yang masih tinggi. Utamakan selalu kepentingan kesehatan masyarakat," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito kepada wartawan, Minggu (1/11/2020).

(Baca juga: Madrid dan Liverpool Raih Poin Penuh, Inter Tertahan di Kandang Parma)

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono. Dirinya menyarankan masyarakat untuk tidak melakukan demonstrasi karena angka penularan Covid-19 belum melandai.
‎
"I‎ya memang demonstrasi sangat berpotensi timbul adanya penularan Covid-19. Karena di situ masyarakat berkumpul dan bepotensi adanya penularan," ujar Tri Yunis Miko Wahyono.
‎
Menurut dia, demonstrasi dapat dilakukan jika masyarakatnya patuh terhadap 3M seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. Sehingga, itu demonstrasi yang dirasa aman dari penularan Covid-19.‎

Diketahui, Data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan sebanyak 123 mahasiswa positif Covid-19 setelah ikut demonstrasi menolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja beberapa waktu lalu. Tri Yunis menilai itu menjadi bukti bahwa demonstrasi berpotensi menularkan Covid-19.

"Karena masyarakat berkumpul saat unjuk rasa dan berpotensi adanya penularan (Covid-19)," kata Tri Yunis.

Dalam siaran persnya beberapa pekan lalu, Ketua Tim Mitigasi PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr M Adib Khumaidi juga menyampaikan hal senada. Adin mengatakan bahwa demonstrasi mempertemukan banyak orang yang sebagian besar tidak hanya mengabaikan jarak fisik, tapi juga tidak mengenakan masker.

"Berbagai seruan, nyanyian, maupun teriakan dari peserta demonstrasi tersebut tentu mengeluarkan droplet dan aerosol yang berpotensi menularkan virus terutama Covid-19," ujar Adib.

Sekadar informasi, kasus positif Covid-19 di Indonesia sebanyak 410.088 per 31 Oktober. Dari jumlah itu, sebanyak 337.801 (82,37%) sembuh dan 13.869 (3,38%) meninggal. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kasus paling tinggi. Sebanyak 98.206 kasus terinfeksi, 83.244 sembuh, dan 2.105 meninggal.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Polri Ubah Doktrin Hadapi...
Polri Ubah Doktrin Hadapi Demo, Lemkapi: Tumbuhkan Kecintaan pada Kepolisian
Ini 5 Prosedur Terbaru...
Ini 5 Prosedur Terbaru Polri dalam Penanganan Demo, Tak Boleh Reaktif
Kapolri Ubah Doktrin...
Kapolri Ubah Doktrin Polisi Hadapi Demo dari Menjaga Jadi Melayani
Pelindungan Hukum Aspirasi...
Pelindungan Hukum Aspirasi Masyarakat
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Rekomendasi
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Berita Terkini
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved