Punya Banyak Prestasi, Nurdin Abdullah Layak Diperhitungkan di 2024

Minggu, 01 November 2020 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Kemudian, nama Nurdin Abdullah masuk dalam lima besar jajaran gubernur terbaik sesuai hasil survei Indikator Politik Indonesia melalui hasil survei opinion leader bertajuk Efek Kepemimpinan dan Kelembagaan dalam penanganan Covid-19. Secara rinci, untuk skor koordinasi kerja, Nurdin Abdullah berada di urutan ke lima dengan 64 persen.

Selanjutnya, kategori sense of crisis dengan persentase 64,4% serta kategori komunikasi kepada warga dengan persentase 64,1%. Lalu, berdasarkan survei Median yang diambil pekan pertama dan kedua April 2020, Nurdin Abdullah berada di urutan 15 atau 8 terbawah dari 22 kepala daerah yang disurvei dengan 0,5%.

Pengamat politik dari Universitas Jayabaya, Igor Dirgantara menilai Nurdin Abdullah (NA) adalah satu contoh kepala daerah di luar pulau Jawa yang punya prestasi dan kinerja mumpuni, tidak kalah dengan kepala daerah lainnya yang sering muncul di berbagai survei.

"Sebagai Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), NA punya sederet penghargaan sebagai tokoh perubahan dan pembagunan daerah, akademisi, sampai sosok penumbang dinasti politik di Sulsel," ujar Igor Dirgantara kepada SINDOnews, Sabtu 31 Oktober 2020.

Namun, kata Igor, ketokohan Nurdin Abdullah seakan tenggelam dibanding kepala daerah dari pulau Jawa, seperti Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, Ridwan Kamil, dan Khofifah Indar Parawansa.

"Padahal NA punya modal untuk tampil sebagai figur yang pantas diperhitungkan. NA digadang sebagai the next Jusuf Kalla di pentas politik nasional," ujar Igor yang juga Director Survey and Polling Indonesia (SPIN) ini.(Baca juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo Tinggi Malah Bikin Pusing PDIP )

Igor mengatakan, mungkin karena Nurdin Abdullah bukan kepala daerah dari Pulau Jawa yang berpenduduk besar, seperti contohnya Ganjar Pranowo di Jawa Tengah yang lebih mudah dipoles untuk dimunculkan sebagai kandidat potensial 2024.
"Sejatinya, NA dan Ganjar sama-sama diusung oleh PDIP dan sukses memenangkan Pemilihan Gubernur," kata Igor.

Namun, diakui Igor, nama Ganjar lebih mentereng di survei dan pemberitaan media ketimbang Nurdin Abdullah. Igor mengatakan, Ganjar juga lebih piawai memasarkan diri di media sosial. "Marketing politik NA terlihat lemah dan tidak equivalen dengan segudang prestasinya sebagai Gubernur pertama di Indonesia yang bergelar Profesor pertanian," tutur Igor.

Igor berpendapat, seandainya Nurdin Abdullah adalah ketua umum sebuah partai politik seperti Jusuf Kalla memimpin Partai Golkar, maka bisa diprediksi namanya otomatis akan masuk sebagai capres atau cawapres di 2024. "Namun, hal itu sebenarnya bukanlah alasan yang signifikan," katanya.

Igor melanjutkan, ada pergeseran demografi pemilih nanti di 2024. Hal tersebut, menurut dia, peluang yang bisa dimanfaatkan Nurdin Abdullah dengan melahirkan visi (program) terkait generasi milenial ke depan.

Dia membeberkan, salah satu karakteristik pemilih milenial adalah mereka tidak hirau lagi atau mudah percaya kepada sesuatu yang berbau pencitraan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perindo Bakal Lantik...
Perindo Bakal Lantik Tokoh Daerah yang Punya Rekam Jejak dan Jadi Corong Aspirasi Masyakat Sulsel
KPU Tepis Tudingan Roy...
KPU Tepis Tudingan Roy Suryo Selundupkan Aturan Soal Ijazah untuk Loloskan Gibran
Minta Relawan Tak Terpancing...
Minta Relawan Tak Terpancing Isu Negatif, Gibran: Saya Sendiri Saja Tidak Pernah Menanggapi
Jelang Setahun Pemerintahan...
Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Wapres Temui Relawan Pendukung
Berkaca dari Pilpres...
Berkaca dari Pilpres pada Momen Pemilihan Ketum PSI, Kaesang: Yang Menang Nomor 2
Hadiri Pengukuhan Kerukunan...
Hadiri Pengukuhan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan, AYP: Perkuat Komitmen Merah Putih dan Ekonomi Bangsa
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Polemik Paskibraka Sulsel,...
Polemik Paskibraka Sulsel, Pengamat Wanti-wanti Tidak Jadi Ajang Politik Praktis
27.969 Bidang Tanah...
27.969 Bidang Tanah Milik Pemda di Sulsel Senilai Rp27,5 Triliun Belum Bersertifikat
Rekomendasi
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng Puspadaya Dukung Sekolah Ramah Anak, Fokus Cegah Bullying
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima PN Jaktim, Roy Suryo: Harusnya Berlaku Juga Buat Kasus Saya
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Hakim: JPU Tak Cermat Susun Dakwaan Kasus Ijazah Jokowi
Usai Mundur Jadi Pengacara...
Usai Mundur Jadi Pengacara Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Hotman Paris Kini Pakai Kursi Roda
Eksepsinya Dikabulkan,...
Eksepsinya Dikabulkan, Dokter Tifa Nyatakan Tetap Berjuang Bongkar Ijazah Jokowi
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Diterima, Hakim Nyatakan Surat Dakwaan Batal Demi Hukum
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved