Guru Ajak Pilih Calon Ketua OSIS Seagama, KPAI: Keberagaman Mulai Luntur

Kamis, 29 Oktober 2020 - 06:44 WIB
loading...
Guru Ajak Pilih Calon...
Komisioner KPAI Retno Listyarti. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pernyataan seorang guru berinisial TS di grup WhatsApp Rohis 58 viral di media sosial. Pasalnya, pernyataannya berbau rasis yang diduga mengajak anggota grup tidak memilih calon Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) yang beragama nonmuslim.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai peristiwa yang terjadi di SMAN 58 Jakarta itu menunjukkan penghargaan terhadap keberagaman mulai luntur di negeri ini. Padahal, sekolah negeri seharusnya tempat menyemai keberagaman karena para siswanya sangat beragam baik agama, suku, status sosial, dan lain-lain.

“Sejatinya penghargaan atas keberagaman penting ditanamkan kepada para guru. Tujuannya supaya guru dapat membudayakan keberagaman dan mendorong para siswanya untuk menghargai keberagaman serta dapat hidup damai dalam perbedaan,” ujar Komisioner KPAI Retno Listyarti dalam keterangan tertulis, Rabu (28/10/2020). (Baca juga: KPAI: Demonstrasi Bukan Mekanisme Penyampaian Pendapat yang Aman untuk Anak)

Dia menilai kuncinya menghargai perbedaan di sekolah ada di tangan guru. Tenaga pendidik seharusnya menunjukkan sikap menghargai keberagaman karena hal itu selaras dengan prinsip pluralisme. “Kebanyakan guru memilih bersikap abu-abu dalam menghargai keberagaman,” ucapnya.

NKRI dibangun di atas dasar kebhinekaan sehingga keputusan untuk menghargai keberagaman tidak bisa bersifat abu-abu. Keputusan menghargai harus bersifat hitam-putih. (Baca juga: Siswa Depresi karena PJJ Berujung Maut, KPAI: Kita Ingin Periksa Gurunya)

“Artinya, tidak boleh ada kata ‘tapi’ yang bersifat menoleransi tindakan antikeberagaman sekecil apapun yang terjadi di sekitar kita. Jadi, toleransi itu mutlak bukan sekadar menghargai perbedaan, tetapi lebih dari itu, tidak ada kebencian sedikit pun pada perbedaan,” tuturnya.

Mantan Kepala SMAN 3 Jakarta itu menambahkan jika guru mengajarkan kebencian atas keberagaman, maka kebencian itu akan benar-benar terwujud di kalangan para siswa dan menjadi budaya di sekolah. Sebab, apa yang diajarkan guru didengar murid-muridnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
GenIUS Expo 2026 Dorong...
GenIUS Expo 2026 Dorong Siswa Kembangkan Potensi Diri melalui Karya dan Inovasi
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Terbitkan SE Pengendalian...
Terbitkan SE Pengendalian Gratifikasi SPMB, KPK Soroti Calon Siswa Titipan
Ketum GIM Dukung Putusan...
Ketum GIM Dukung Putusan MK Tetapkan Jakarta Masih Ibu Kota Negara
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Ini 11 Museum dan 9 Kolam Renang yang Digratiskan selama 3 Hari
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Abhiseka Manggala Majapahit,...
Abhiseka Manggala Majapahit, Pelepasan Siswa KB-TK Labschool Jakarta Penuh Pesona Budaya
Rekomendasi
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
BMKG Deteksi Siklon...
BMKG Deteksi Siklon Tropis Mekkhala, Ingatkan Potensi Hujan Lebat
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved