Sekolah Harus Jadi Tempat Nyaman untuk Siswa, Bebas dari Intoleransi, Kekerasan, dan Bullying

Kamis, 14 November 2024 - 15:21 WIB
loading...
Sekolah Harus Jadi Tempat...
Pelatihan Guru Dalam Rangka Menumbuhkan Ketahanan Satuan Pendidikan Dalam Menolak Paham Intoleransi, Kekerasan, dan Bullying di Aula SMK Negeri 2, Manokwari, Rabu (13/11/2024). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa untuk belajar dan mengembangkan diri. Hal ini menjadi tantangan besar bagi dunia pendidikan, mengingat maraknya isu intoleransi, kekerasan, dan bullying di sejumlah sekolah di Indonesia. Untuk itu, diperlukan upaya serius dari para guru dan seluruh pihak terkait untuk menciptakan atmosfer sekolah yang bebas dari ketiga masalah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasubdit Kontra Propaganda Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kolonel Cpl Hendro Wicaksono dalam sambutannya saat membuka Pelatihan Guru Dalam Rangka Menumbuhkan Ketahanan Satuan Pendidikan Dalam Menolak Paham Intoleransi, Kekerasan, dan Bullying. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Sekolah Damai BNPT ini diselenggarakan di Aula SMK Negeri 2, Manokwari, Rabu (13/11/2024), dan dihadiri oleh hampir 100 guru dari berbagai SMA/SMK di Papua Barat.

Menurut Kolonel Hendro, sekolah seharusnya menjadi tempat yang mendidik siswa untuk memiliki karakter positif yang dapat menunjang masa depan mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia. Namun, ia menekankan bahwa masalah intoleransi, kekerasan, dan bullying yang terjadi di beberapa sekolah mengancam kenyamanan dan keamanan siswa.

"Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang nyaman untuk menuntut ilmu. Jangan biarkan ajaran intoleransi, kekerasan, dan bullying berkembang di sekolah karena dampaknya bisa merugikan siswa dan bangsa ini," ujarnya.

Kolonel Hendro juga mengutip data dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mencatatkan adanya sekitar 3.800 kasus bullying di Indonesia sepanjang 2023. Angka ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Bentuk bullying yang terjadi beragam, mulai dari kekerasan fisik, verbal, hingga psikologis, dengan lebih dari setengah kasus melibatkan kekerasan fisik.

Lebih memprihatinkan lagi, sebagian besar korban bullying adalah siswa Sekolah Dasar (SD), yang mencapai 26%, diikuti oleh siswa SMP dan SMA. "Dampaknya sangat besar, tidak hanya merusak mental dan kepercayaan diri korban, tetapi juga mengganggu proses belajar mengajar," tegas Kolonel Hendro.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dianggap Mampu, 76 Sekolah...
Dianggap Mampu, 76 Sekolah di Pulau Jawa Dicoret dari Daftar Penerima MBG
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Prabowo Mau Renovasi...
Prabowo Mau Renovasi 10 Ribu Puskesmas dan Sekolah Pakai Uang Sitaan Negara
Kunjungi Miangas, Prabowo...
Kunjungi Miangas, Prabowo Janji Renovasi Semua Sekolah 2-3 Tahun ke Depan
Mensos: Sekolah Rakyat...
Mensos: Sekolah Rakyat Bagian dari Strategi Besar Pengentasan Kemiskinan
Mensos: Siswa Sekolah...
Mensos: Siswa Sekolah Rakyat Ditargetkan Capai 100 Ribu pada 2027
Lawan Tawuran dan Bullying,...
Lawan Tawuran dan Bullying, Pemkot Jakpus-MNC Peduli Bina 1.725 Anggota PMR
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Sambut Tahun Ajaran...
Sambut Tahun Ajaran Baru, Keluarga Mulai Siapkan Kebutuhan Belajar Anak
Rekomendasi
TikTok Bidik Pertumbuhan...
TikTok Bidik Pertumbuhan Aplikasi Asia Tenggara lewat Inovasi AI
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Infografis
Perjalanan Karier Mpok...
Perjalanan Karier Mpok Alpa, dari Video Viral hingga Jadi Presenter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved